Kasus meninggalnya jemaah haji di pesawat dalam perjalanan pulang menyoroti kembali pentingnya pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap jemaah lanjut usia sebelum keberangkatan.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, mayoritas jemaah haji asal Indonesia pada musim haji 2025 berusia di atas 60 tahun dan memiliki penyakit bawaan seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi.
Kemenkes RI juga mencatat bahwa hingga pertengahan Juni 2025, telah terjadi lebih dari 100 kasus kematian jemaah haji Indonesia di Tanah Suci, sebagian besar disebabkan oleh penyakit jantung, stroke, dan kelelahan akibat cuaca ekstrem.
Pemerintah melalui PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) terus mengimbau agar jemaah haji dengan riwayat penyakit kronis tetap menjalankan protokol kesehatan dan rutin memeriksakan kondisi ke tim medis kloter selama berada di Arab Saudi maupun saat perjalanan pulang.
Khusus untuk jemaah haji berisiko tinggi, seperti yang dialami Isarno, pendampingan dan pengawasan ketat selama ibadah haji sangat disarankan untuk meminimalkan risiko kejadian serupa.
Dalam regulasi penyelenggaraan ibadah haji, penanganan terhadap jemaah haji yang meninggal di luar negeri, termasuk di pesawat, telah memiliki protokol standar internasional.
Jenazah yang meninggal dalam pesawat akan segera ditangani oleh otoritas bandara dan fasilitas medis negara tujuan pendaratan.
Pemerintah Indonesia juga bekerja sama dengan otoritas Arab Saudi untuk memastikan seluruh proses mulai dari sertifikasi kematian hingga pemulangan jenazah berjalan sesuai prosedur dan tidak menghambat proses kepulangan jemaah lain.
Peristiwa meninggalnya Isarno Alikemat ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan fisik dan mental dalam menjalankan ibadah haji, terutama bagi jemaah lansia dengan riwayat penyakit bawaan.
Pemerintah berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dalam penyelenggaraan ibadah haji di masa mendatang.
"Semoga almarhum meraih haji mabrur, dan amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT," demikian harapan dari seluruh tim kloter 3 Debarkasi Padang. (Antara)
Berita Terkait
-
Dokumen Negara Tercecer di Jalanan BSD, Imigrasi: Itu Paspor Haji Milik Kemenhaj Tangsel
-
Demi Bahagiakan Cucu, Aksi Kakek Jemaah Haji Ini Viral: Rela 'Jadi Gantungan' Boneka di Bandara
-
Imigrasi Siapkan Corridor Gate, Jemaah Haji Jakarta dan Surabaya Tidak Perlu Antre Imigrasi
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Ada Larangan Baru! Jemaah Haji Indonesia Dilarang Keluar Tenda di Jam Berikut, Ini Alasannya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Ingin Pensiun Nyaman? Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo
-
45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM