SuaraSumbar.id - Jadwal buka puasa hari ini perlu diketahui oleh umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan 2025. Sebab, berbuka di waktu yang salah tentu saja bisa merusak nilai-nilai ibadah.
Lantas, kapan jadwal buka puasa Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), hari ini, Kamis (27/3/2025)?
Berikut adalah jadwal buka puasa dan imsakiyah untuk Kota Padang pada Kamis, 26 Maret 2025.
MAGRIB (Buka Puasa) : 18.30 WIB
ISYA': 19.38 WIB
Niat Berbuka Puasa
Sebelum berbuka, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa berbuka puasa sebagai wujud syukur kepada Allah SWT. Berikut salah satu doa berbuka yang umum diamalkan:
"Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu."
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."
Mengetahui jadwal buka puasa dan mengamalkan doa berbuka puasa dapat membantu umat Muslim di Kota Padang menjalankan puasa Ramadhan dengan lebih baik.
Menu Buka Puasa
Menjaga kesehatan selama bulan Ramadan penting dilakukan dengan memilih menu buka puasa yang bernutrisi.
Berikut beberapa rekomendasi makanan sehat yang dapat menjadi pilihan saat berbuka puasa, dikutip dari Suara.com.
1. Es Buah Segar
Es buah menjadi menu favorit saat buka puasa karena menyegarkan dan kaya akan vitamin. Kandungan gizi dalam es buah berasal dari beragam buah yang digunakan.
Untuk menjaga kesehatan, sebaiknya buat sendiri dengan memilih bahan alami, serta menggunakan sirup dan susu rendah gula agar tidak berlebihan dalam asupan kalori.
2. Salad Buah Kaya Nutrisi
Mirip dengan es buah, salad buah juga memiliki kandungan vitamin yang tinggi. Namun, salad buah biasanya tidak menggunakan sirup atau susu kental manis.
Pilihan sehat dapat dibuat dengan mengganti saus atau mayones dengan yogurt rendah lemak agar tetap bernutrisi dan rendah kalori.
3. Puding Buah yang Lezat
Bagi yang menyukai tekstur lembut, puding buah menjadi pilihan tepat untuk menu buka puasa. Kandungan vitaminnya tetap tinggi, terutama jika menggunakan bahan-bahan alami.
Pilih varian rendah gula agar lebih sehat dan tetap memberikan manfaat yang optimal bagi tubuh setelah berpuasa seharian.
4. Kolak Rendah Kalori
Kolak pisang merupakan salah satu hidangan khas bulan Ramadan. Namun, kolak umumnya memiliki kandungan gula dan kalori yang tinggi.
Untuk alternatif sehat, gunakan susu skim rendah lemak sebagai pengganti santan dan kurangi penggunaan gula merah agar tetap nikmat tanpa menambah beban kalori berlebih.
5. Sup Sebagai Hidangan Utama
Berbeda dari makanan manis, sup bisa menjadi pilihan hidangan utama yang lebih sehat saat berbuka. Sup dapat dibuat dengan berbagai bahan, seperti ayam, daging sapi, atau ikan, yang memberikan asupan protein dan gizi seimbang.
Sup juga lebih baik dibandingkan gorengan atau makanan berminyak lainnya, sehingga lebih ramah bagi pencernaan setelah berpuasa.
Dengan memilih menu buka puasa yang sehat, tubuh akan tetap terjaga kesehatannya selama menjalani ibadah di bulan Ramadan.
11 Hal yang Membatalkan Puasa
1. Makan dan Minum dengan Sengaja
Mengonsumsi makanan atau minuman secara sadar membatalkan puasa. Bahkan, menelan benda bukan makanan, seperti kerikil atau biji-bijian, juga termasuk.
2. Menggunakan Obat Semprot Asma atau Inhaler
Penggunaan inhaler saat puasa dapat membatalkan puasa karena zat yang masuk melalui mulut atau hidung mencapai tenggorokan.
3. Memasukkan Obat ke Anus atau Dubur
Penggunaan supositoria dianggap membatalkan puasa karena obat masuk melalui lubang alami tubuh.
4. Menggunakan Obat Tetes Telinga dan Hidung
Meneteskan obat ke telinga atau hidung hingga mencapai rongga kepala dapat membatalkan puasa.
5. Berhubungan Suami Istri di Siang Hari
Melakukan hubungan intim saat puasa tidak hanya membatalkan puasa tetapi juga mewajibkan kafarat, seperti puasa dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang miskin.
6. Muntah dengan Sengaja
Memuntahkan isi perut dengan sengaja membatalkan puasa. Namun, jika terjadi tanpa disengaja, puasa tetap sah.
7. Mengeluarkan Mani Secara Sengaja
Masturbasi yang menyebabkan keluarnya mani membatalkan puasa. Sebaliknya, mimpi basah tidak membatalkan puasa.
8. Menstruasi
Wanita yang haid dilarang berpuasa dan wajib menggantinya di hari lain setelah Ramadan.
9. Nifas
Darah nifas setelah melahirkan membatalkan puasa. Wanita dalam masa nifas tidak diwajibkan berpuasa hingga masa tersebut selesai.
10. Gila
Kehilangan akal atau gangguan jiwa saat puasa menyebabkan batalnya puasa, karena ibadah ini diwajibkan bagi yang berakal sehat.
11. Murtad
Keluar dari agama Islam atau murtad menyebabkan batalnya puasa, karena ibadah puasa hanya diwajibkan bagi umat Muslim yang beriman kepada Allah SWT.
Berita Terkait
-
Jogja Buka Puasa Jam Berapa Hari Ini 3 Maret 2026? Cek Jadwal Resmi Kemenag RI
-
Jadwal Buka Puasa Semarang Hari Ini 24 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin
-
Jadwal Buka Puasa Pontianak dan Sunah-Sunah Berbuka Puasa
-
Waktu Terbaik Baca Doa Buka Puasa, Insya Allah Dikabulkan
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Rutin Minum Teh Hijau Setelah Makan Malam, Benarkah Bisa Bantu Turunkan Kolesterol?
-
Gunung Anak Krakatau Naik Status Jadi Siaga, Warga Diminta Jauhi Radius 5 Km
-
Olahraga Jadi Senjata Baru untuk Berhenti Merokok
-
Ini Cara Mengetahui Rambut Rontok Membutuhkan Perawatan yang Lebih Sehat
-
BRI Bantu PMI Cirebon Bangun Usaha, Dari Purna Migran Jadi Pengusaha