SuaraSumbar.id - Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Pol Suharyono, memimpin apel gelar pasukan Operasi Lilin 2024 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2024, Jumat (20/12/2024). Apel ini melibatkan ribuan personel.
Irjen Pol Suharyono mengatakan, sebanyak 5.000 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan keamanan selama perayaan Natal dan pergantian tahun. Pasukan ini terdiri dari unsur Polri, TNI, dan sejumlah instansi terkait.
"Tahun ini, total personel mencapai lima ribu orang. Mereka akan mulai bertugas pada Sabtu (21/12/2024) hingga 2 Januari 2024," ujarnya.
Selain itu, Polda Sumbar mendirikan 300 pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu di seluruh wilayah Sumatera Barat. Pos-pos ini bertujuan memberikan akses bantuan kepada masyarakat selama masa operasi.
"Masyarakat dapat mendatangi pos-pos tersebut untuk mendapatkan layanan sesuai kebutuhan," jelas Kapolda.
Kapolda menyebutkan, kondisi Sumbar secara umum aman dan kondusif, namun pengamanan tetap dioptimalkan untuk mencegah potensi gangguan.
"Potensi lain seperti bencana alam juga kami antisipasi, mengingat cuaca akhir tahun yang identik dengan curah hujan tinggi," kata Suharyono.
Operasi pengamanan ini bertepatan dengan masa libur sekolah dan sisa agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang menunggu pelantikan. Oleh karena itu, seluruh personel ditekankan untuk menjaga siaga tinggi.
Kapolda juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban selama momen Natal dan Tahun Baru.
"Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana aman dan nyaman, serta menjauhi tindakan yang dapat memicu konflik," pungkasnya. (antara)
Berita Terkait
-
Profil dan Rekam Jejak Brigjen Gatot Tri Suryanta: Kapolda Sumbar Baru, Teman Satu Angkatan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
-
Operasi Lilin 2024, Apakah Polisi Menilang?
-
Operasi Lilin 2024 Dimulai! Cek Jadwal Lengkap dan Sistem Pelaksanaannya
-
Sahroni Peringatkan Kapolda Sumbar: Jangan Main-main, Lurus-lurus Saja Tangani Kasus Polisi Tembak Polisi!
-
AKP Dadang Penembak Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Terancam Hukuman Mati, Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui