SuaraSumbar.id - Satu dari dua nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Muaro Kandis Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (10/12) pukul 09.00 WIB. Korban bernama Antan (49), warga Tandikat Air Jambu, Nagari Punggasan Utara.
Koordinator Unit Siaga SAR Pesisir Selatan, Anggi Prayoga, menyampaikan bahwa jenazah Antan ditemukan oleh Tim SAR dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk proses pemakaman. Pencarian untuk satu korban lainnya, Keri (42), masih terus dilakukan.
“Satu korban telah ditemukan dan langsung kami evakuasi. Fokus kami saat ini adalah melanjutkan pencarian untuk korban lainnya,” ujar Anggi.
Kronologi Kejadian
Baca Juga: Detik-detik Perahu Terbalik, 2 Nelayan Hilang Ditelan Ombak di Pesisir Selatan
BPBD Pesisir Selatan menjelaskan insiden bermula pada Senin (9/12) pagi, saat tiga nelayan berangkat melaut menggunakan perahu kecil sekitar pukul 06.00 WIB.
Namun, mereka menghadapi ombak besar yang disertai angin kencang, yang menyebabkan perahu mereka terbalik.
Satu nelayan berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya terseret ombak dan diduga tenggelam bersama perahu.
“Satu nelayan selamat, sedangkan dua lainnya tidak sempat menyelamatkan diri. Kini satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” demikian pernyataan BPBD.
Upaya Pencarian
Baca Juga: Tragis! 1 Nelayan Tewas, 1 Hilang dalam Kecelakaan Kapal di Pesisir Selatan
Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, Polairud, dan masyarakat setempat masih terus berupaya mencari korban kedua, Keri.
Kondisi cuaca yang buruk dan gelombang laut yang tinggi menjadi tantangan dalam proses pencarian. Tim SAR berencana memperluas area pencarian untuk meningkatkan kemungkinan menemukan korban.
Masyarakat pesisir diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang kerap terjadi di wilayah ini. BPBD mengingatkan pentingnya memantau prakiraan cuaca sebelum melaut guna menghindari insiden serupa.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian korban kedua masih berlanjut dengan melibatkan berbagai pihak dan peralatan pendukung. Pihak keluarga korban berharap proses pencarian dapat segera membuahkan hasil.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Kunjungan Kerja ke BPBD Provinsi DIY, Fikri Faqih Dorong Revisi UU Penanggulangan Bencana
-
Ratusan Ribu Panggilan Darurat 112 Diterima BPBD DKI: Ternyata Cuma Orang Iseng Call Prank!
-
BPBD DKI Sebut Cuaca Ekstrem di Jakarta Berlangsung Sampai 11 Maret 2025, Masyarakat Diminta Waspada
-
Tepis Ucapan Legislator PSI soal Alat Peringatan Dini Banjir Rusak, BPDB DKI: Berfungsi Normal
-
Banjir Jakarta; Ribuan Warga Mengungsi, Pemprov Belum Modifikasi Cuaca?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!
-
Kronologi Nenek dan 2 Cucu Hilang di Pantai Tiku Agam hingga Ditemukan Seperti Ini
-
4 Tips Aman Berkendara Saat Arus Balik Lebaran 2025 dari Polda Sumbar
-
BRI Raih Penghargaan Best Social Loan di The Asset Triple A Awards 2025
-
2 Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Bukittinggi-Payakumbuh saat Lebaran