SuaraSumbar.id - Kasus ayah mencabuli anak kandung lagi-lagi terjadi di Sumatera Barat (Sumbar). Kali ini, peristiwa biadab itu terjadi di daerah Kabupaten Agam.
Pelaku berinisial YP (50) telah diringkus Tim Kupu-kupu Sat Reskrim Polres Agam. Ia diduga mencabuli anak kandungnya yang berusia 18 tahun.
Tersangka YP ini telah diciduk pada Kamis (24/10/2024). Ia ditangkap selang sehari dilaporkan oleh keluarga korban.
"Setelah menerima laporan, kami segera melakukan penyidikan hingga penangkapan," kata Kapolres Agam AKBP Muhammad Agus Hidayat, Selasa (29/10/2024).
Dari hasil penyidikan, Unit Tiga Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Agam menemukan bahwa YP telah melakukan tindakan cabul terhadap anaknya secara berulang kali sejak Maret 2024 hingga 6 Agustus 2024.
Modus pelaku adalah dengan merayu korban dengan iming-iming uang, serta membeli pulsa dan paket internet.
"Korban mengaku mengalami sakit pada alat kelaminnya akibat tindakan pelaku," kata AKBP Hidayat.
Polisi berharap kerja sama dari keluarga korban dan saksi-saksi untuk mempercepat proses penyidikan.
Saat ini, YP telah meringkuk di sel tahanan Polres Agam. Atas perbuatannya, YP dijerat dengan Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara antara lima hingga sepuluh tahun.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika mengetahui adanya tindakan pencabulan atau kekerasan terhadap anak.
"Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal bagi anak-anak di wilayah kami," tutupnya. (antara)
Berita Terkait
-
Ratusan Rumah Luluh Lantak, Pemkab Agam Membutuhkan 525 Huntara Bagi Korban Banjir
-
Kisah Pria Sampai Sewa Alat Berat Sendiri, Demi Temukan Jasad Ibu yang Tertimbun Longsor di Agam
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Video Longsor dan Banjir Bandang Terjang Danau Maninjau, Rumah Hancur dan Jalan Amblas
-
Fakta Kelam Kasus Inses di Gowa, Ayah Setubuhi Anak Sejak SD di Samping Istri yang Tertidur
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui