SuaraSumbar.id - KPU Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), menetapkan empat pasangan calon untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi 2024. Hal itu disepakati dalam rapat pleno yang digelar para Komisioner KPU Bukittinggi, Minggu (22/9/2024).
Keempat pasangan calon itu adalah Nofil Anoverta dan Frisdoreja (calon perseorangan/non-partai politik), Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis (diusung oleh Partai Demokrat dan PKS).
Kemudian, Erman Safar dan Heldo Aura (diusung oleh gabungan partai: Gerindra, Nasdem, Golkar, PKB, PSI, Perindo, PBB, Garuda, Hanura, Gelora, dan Partai Buruh) dan Marfendi dan Fauzan Haviz (diusung oleh PPP dan Partai Ummat).
"Hari kami juga telah mengeluarkan Surat Keputusan KPU Kota Bukittinggi Nomor 307 Tahun 2024 tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi Tahun 2024," kata Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Bukittinggi, Rifa Yanas, melansir Antara.
Ia mengungkap seluruh dokumen persyaratan calon yang diserahkan pada tahap perbaikan, telah diverifikasi kebenarannya oleh Tim Verifikator KPU Bukittinggi.
"Karena sudah benar dan sesuai yang dipersyaratkan, maka keempat paslon dapat dinyatakan memenuhi syarat," ujarnya.
Rifa mengatakan bahwa pengundian nomor urut pasangan calon akan dilakukan pada Senin 23 September 2024.
"Senin pagi akan dilakukan pengundian nomor urut di Aula Hotel Triple Tree. Semoga para pendukung yang hadir bisa menjaga ketertiban dan kerukunan selama kegiatan berlangsung," jelasnya.
Setelah itu, pasangan calon akan memasuki tahapan kampanye yang dijadwalkan dari tanggal 25 September sampai 23 November 2024.
"Sebelum memasuki tahapan kampanye, pasangan calon dan stakeholder terkait akan mengikuti deklarasi kampanye damai di Pelataran Jam Gadang. Insyallah agendanya Selasa, 24 September 2024," katanya.
Berita Terkait
-
Merajut Kembali Hidup Pascabanjir Bandang di Sumatra
-
Tim SAR Polri Evakuasi Ratusan Warga Korban Banjir Susulan di Padang Pariaman
-
Banjir Bandang Susulan, Bangunan TPA di Padang Pariaman Ambruk ke Sungai
-
Potret Dampak banjir bandang susulan di Maninjau
-
Soal Warga Aceh Kibarkan Bendera Putih, Sosiolog Dr. Okky: Presiden Seolah Bersembunyi
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 5 Mobil Bekas Toyota Pengganti Avanza, Muat Banyak Penumpang dan Tahan Banting
- 27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
- iQOO 15R Lolos Sertifikasi Resmi, Harga Diprediksi Lebih Terjangkau
Pilihan
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Kenapa Sinkhole Terjadi di Tengah Sawah Limapuluh Kota? Ini Penjelasan Ahli Geologi
-
Tim Kesehatan PDIP Tembus Kampung Ngalau Gadang di Pesisir Selatan, Terisolasi Lebih Sebulan
-
Semua Sungai Dangkal Wajib Dikeruk Cegah Banjir Bandang Berulang, Ini Kata Gubernur Sumbar
-
Harimau Sumatera Muncul di Pemukiman Warga Agam Awal 2026, BKSDA Pasang Kamera Jebak
-
Tebing Ngarai Sianok Bukittinggi Longsor Usai Bencana Sumbar, Sawah Warga Terkikis dan Wisata Lesu!