SuaraSumbar.id - Pendaftaran calon kepala daerah untuk Pilkada 2024 di Sumatera Barat (Sumbar) resmi ditutup pada Kamis (29/8/2024) pukul 23.59 WIB. Sebanyak 56 calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) di berbagai kabupaten dan kota, termasuk ke KPU Sumbar.
Komisioner KPU Sumbar, Ory Sativa Syakban mengatakan bahwa hingga Jumat dini hari tadi, seluruh KPU di Sumbar telah menerima dan memverifikasi 56 pasangan calon yang akan berkompetisi dalam Pilkada Provinsi dan daerah.
"Ada 56 putra-putri terbaik se-Sumbar yang mendaftar ke KPU seluruh Sumbar. Data ini telah di-update oleh Tim Help Desk dan dikelola oleh Kasubbag Teknis KPU Sumbar," kata Ory.
Dari 56 pendaftar, pasangan Mahyeldi-Vasko yang mendaftar di KPU Sumbar sebagai calon kontestan Pilgub Sumbar 2024. Kemudian disusulEpyardi Asda-Ekos Albar. Atas dasar itu, Pilgub Sumbar diyakini hanya diikuti dua paslon.
Berikut nama kandidat di berbagai kabupaten dan kota:
Di Kabupaten Pesisir Selatan, pasangan H. Hendrajoni, SH, MH dan Dr. Risnaldi Ibrahim, S. Ag, MM., MH yang diusung oleh PAN, PBB, Nasdem, PDIP, dan PPP telah resmi diterima pada 27 Agustus 2024.
Sementara itu, pada 29 Agustus 2024, pasangan Drs. Rusma Yul Anwar dan Nasta Oktavian, S.H., M.Kn yang didukung oleh PKS, PKB, Golkar, Gerindra, Demokrat, Perindo, dan Gelora juga telah diterima.
Kabupaten Solok juga tidak ketinggalan dengan dua pasangan yang telah diterima. Pada 28 Agustus 2024, pasangan Jon Firman Pandu, SH dan H. Candra, S.H.l yang diusung oleh PKS, Gerindra, PDIP mendapatkan persetujuan. Pasangan Emiko S.P dan Irwan Afriadi yang diusung oleh Nasdem, Hanura, PAN, Golkar juga telah diterima.
Di Kabupaten Padang Pariaman, pasangan Suhatri Bur, SE.MM. Datuak Putiah dan Yosdianto, S.Pd, M.Si yang diusung oleh PAN dan PPP telah diterima pada 28 Agustus 2024. Pada 29 Agustus 2024, pasangan H. John Kenedy Azis, S.H dan Rahmat Hidayat yang didukung oleh Golkar, PKS, Nasdem, Gerindra, Demokrat, PKB, dan PDIP juga resmi diterima oleh KPU.
Di Kabupaten Agam, pasangan Benni Warlis dan Muhammad Iqbal dari PKS dan PPP diterima pada 27 Agustus 2024, diikuti oleh pasangan Irwan Fikri dan Asra Faber yang diusung oleh Demokrat dan Nasdem pada 28 Agustus 2024. Sedangkan pada 29 Agustus 2024, pasangan Guspardi Gaus dan Yogi Yolanda yang diusung oleh PDIP, Hanura, PKB, Partai Buruh, dan Partai Ummat juga telah diterima.
Sementara itu, di Kota Bukittinggi, pasangan Ir. Novil Anoverta dan Frisdoreja, S.Sn., M.Sn. diterima pada 28 Agustus 2024, diikuti oleh pasangan Muhammad Ramlan Nurmatias, S.H. dan Ibnu Asis, S.TP. yang didukung oleh PKS, PAN, Demokrat pada 29 Agustus 2024.
Dengan penetapan ini, para pasangan calon akan bersiap menghadapi tahapan kampanye dan debat publik yang akan segera dimulai. KPU Sumbar memastikan seluruh proses ini berjalan lancar dan transparan, sesuai dengan aturan yang berlaku.
Tag
Berita Terkait
-
Dari OTT ke Jejak Dana Gelap Pilkada: Seberapa Mahal Biaya Kampanye Calon Kepala Daerah?
-
Seperti Kabinetnya, Prabowo Ingin 'Ospek' Para Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2024
-
Pesan Pemuda NTT Pasca Pilkada 2024: Jaga Persatuan, Dukung Kepala Daerah Terpilih
-
Bawaslu Tegaskan Formulir C6 Hanya Undangan untuk Memilih, Bukan Syarat Mutlak Bisa Ikut Mencoblos
-
Viral Pria Nyoblos di TPS Dikawal Kambing, Ditemani Hingga ke Bilik Suara
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan