SuaraSumbar.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menggelar sosialisasi penyusunan visi misi dan program bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang harus sesuai Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).
Dalam sosialisasi ini, KPU Padang mengundang sejumlah ormas, OKP, MUI, KAN, LKAAM, partai politik dan sejumlah tokoh di Padang.
"Kita sebagai penyelenggara pilkada diberi tugas atau wewenang oleh aturan PerKPU nomor 8 tahun 2024, bahwa visi misi pasangan calon kepala daerah itu harus atau wajib selaras dengan RPJPD Padang. Tentu ini salah satu cara atau langkah kami di penyelenggara, agar visi misi yang akan dibuat oleh pasangan calon sesuai atau sudah selaras dengan RPJPD Kota Padang Maju Berbudaya Berkelanjutan Menuju Kota Jasa Terkemuka," kata Komisioner KPU Padang, Arset Kusnadi, Kamis (15/8/2024).
Arset mengatakan, dalam sosialisasi ini pihaknya sengaja menghadirkan Bappeda Padang sebagai narasumber yang memang memiliki keahlian atau kemampuan tentang RPJPD Padang.
"Dalam forum ini kita juga hadirkan perwakilan partai politik (parpol) yang bakal nantinya akan mengusung calon wali kota atau wakil wali kota. Harapan kami, sebetulnya para parpol ini akan menyampaikan hasil dari pertemuan ini kepada para calon yang mereka usung untuk menyesuaikan visi misinya sesuai dengan apa yang sudah dipaparkan oleh Bappeda Padang," ujarnya.
Dikatakannya, sosialisasi ini menjembatani dan mengintegrasikan antara bappeda dan partai politik, dalam rangka menyusun visi misi bagi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota.
"Paslon itu wajib menyampaikan visi misi kepada masyarakat sesuai dengan RPJPD. Makanya kita menjembatani itu, mencoba mensosialisasikan di partai politik, agar menyampaikan kepada Paslon yang akan mereka usung, visi-misi yang akan dibuat sesuai dengan RPJPD," kata dia.
Arset menambahkan, visi misi ini bagian dari dokumen syarat pencalonan. Jadi visi misi Paslon itu termasuk dokumen syarat pencalonan bagian dari dokumen pencalonan yang ditandatangani oleh partai politik. Pada saat pendaftaran tanggal 27-29 Agustus mendatang, dokumen visi misi ini harus disampaikan kepada KPU secara lengkap dan absah, selain juga dokumen syarat calon.
"Dalam pencalonan ini ada dua dokumen, dokumen pencalonan dan dokumen syarat calon. Nah, visi misi ini bagian dari dokumen pencalonan," ujarnya.
Sementara itu Kepala Bappeda Padang, Yenni Yuliza, mengatakan, RPJPD 2025-2045 ini sudah ditetapkan oleh anggota DPRD Padang sejak 2023 lalu.
Berita Terkait
-
Buzzer Pilkada 2024 Mainkan Politik Identitas, Drone Emprit Ungkap 3 Jenis Konten Provokatif
-
Miris! Seksisme jadi Alat Kampanye Demi Raih Suara, Komnas Perempuan Sentil Parpol: Harusnya Didik Cakada Agar...
-
Komnas Perempuan Soroti Banyak Cakada Lontarkan Ucapan Seksis: Tak Patuhi PKPU
-
Jokowi ke Calon Kepala Daerah: Kampanye yang Semangat
-
Masa Kampanye Dimulai, Calon Kepala Daerah Disarankan Jangan Sembarangan Joget-joget di Medsos
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!
-
Kronologi Nenek dan 2 Cucu Hilang di Pantai Tiku Agam hingga Ditemukan Seperti Ini
-
4 Tips Aman Berkendara Saat Arus Balik Lebaran 2025 dari Polda Sumbar
-
BRI Raih Penghargaan Best Social Loan di The Asset Triple A Awards 2025
-
2 Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Bukittinggi-Payakumbuh saat Lebaran