Mengumpulkan Yang Terserak
Donny bercerita, pada 2023 lalu Tim Ahli yang diketuai Prof Herwandi, Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Andalas, mengadakan riset lapangan ke Universitas Gadjah Mada (UGM), Arsip Nasional Republik Indonesia dan BRIN. Riset ini bertujuan katanya untuk mengetahui kelanjutan penelitian tentang Maek pada 1986 lalu.
"Saat itu tim dari Pusat Arkeologi Nasional dan Arkeologi Universitas Gadjah Mada melakukan ekskavasi di situs Menhir Bawah Parit dan berhasil mengangkat 7 kerangka. Namun setelah itu tidak ada kabar lanjutan soal hasil penelitian. Nasib 7 kerangka tersebut juga tidak tidak begitu jelas oleh masyarakat," ujar Donny.
Dari rangkaian riset tersebut tim ahli mengetahui bahwa 7 kerangka tersebut telah dibagi menjadi 3 partisi, yaitu temuan budaya, ekofak, dan partisi terkait biologi. Masing-masing partisi lalu disimpan di tempat berbeda. Temuan budaya disimpan di Arkenas (kini BRIN), di Laboratorium Arkeologi dan Paleontologi Fak Kedokteran UGM, dan di Universitas Padjajaran Bandung.
Juga diketahui dari kunjungn itu, bahwa hasil eskavasi tersebut bukanlah 7 kerangka utuh, tapi ‘sisa-sisa manusia’ dari 7 individu. Karena itu tim peneliti pada 1986, tidak bisa melakukan identifikasi mendalam terhadap kerangka-kerangka tersebut," ucapnya. Namun begitu, dari identifikasi sementara tim peneliti 1986 itu berhasil diperoleh keterangan berikut:
Individu pertama (Rangka I) tidak bisa diidentifikasi karena fragmen yang ditemukan terlalu kecil dan telah bercampur tanah. Individu kedua (Rangka II) hanya berupa rahang atas dan rahang bawah. Umurnya diperkirakan antara 24-32 tahun, sedang jenis kelaminnya belum diketahui.
Individu ketiga (Rangka III) berupa fragmen tulang leher. Usia dan jenis kelaminnya belum diketahui. Individu keempat (Rangka IV) berupa rahang bawah dan rahang atas. Berusia antara 34-40 tahun dengan jenis kelamin perempuan. Gigi seri dan taring bagian atas individu ini telah dipangur/diasah. Individu keempat ini berasal dari ras Mongoloid.
Individu kelima (Rangka V) cukup lengkap. Berupa beberapa bagian tulang. Individu keenam (Rangka VI) merupakan temuan paling lengkap, berupa tengkorak kepala, tulang paha kanan, dan tulang paha kiri. Jenis kelamin perempuan dengan usia antara 40-50 tahun. Gigi individu enam juga telah dipangur. Individu ketujuh (Rangka 7) berupa rahang bawah. Jenis kelamin perempuan dengan gigi dipangur.
Baca Juga: Polisi Tangkap Suami Diduga Pembunuh Istri Hamil di Solok
Lebih jauh, umur budaya 7 kerangka Maek juga perlu diketahui dengan lebih pasti. Sejauh ini, baru umur kerangka di beberapa situs lainnya di Kab Limapuluh Kota sudah diketahui.
Berita Terkait
-
Festival Budaya Isen Mulang dan Kuliner Nusantara Kalteng Raih Cuan Rp 20 M, Dampak Besar Bagi Perputaran Ekonomi
-
Parah! Anggota KPPS Dicabuli Tetangga Sendiri, Tepar di Kamar Sehari Usai Nyoblos Pemilu 2024
-
Meccaya Group Dukung Festival Budaya Bumi Mandala di Candi Ngawen
-
Festival Budaya Loloan di Jembrana Bali
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
Langkah Hebat Desa Wunut, Bagi-Bagi THR dan Sediakan Jaminan Sosial untuk Warga
-
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Kabupaten Agam, BMKG Ungkap Pemicunya
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Minyak Telon Aromatik Habbie Sukses, Meraih Rekor MURI
-
Tragis! Penumpang Bus ALS Meninggal di Dharmasraya, Saksi Ungkap Detik-Detik Terakhir!
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!