SuaraSumbar.id - Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Andree Harmadi Algamar akan tindak tegas aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintah setempat yang terindikasi bermain judi online atau daring.
"Kita tidak main-main dalam hal ini. Setiap ASN yang terindikasi atau terbukti bermain judi online akan kita tindak keras," kata Pj Wali Kota Padang Andree Harmadi Algamar, Jumat (14/6/2024).
Setiap ASN di lingkup pemerintah setempat juga dilarang melakukan transaksi pinjaman online atau pinjaman daring (pinjol). Andree menilai tindakan itu bisa menimbulkan efek negatif baik bagi ASN maupun lingkungannya.
Ia menegaskan setiap ASN harus bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Oleh karena itu, jika ada ASN yang bermain judi online maka dapat menjadi contoh buruk bagi lingkungannya.
"Jangan judi online, pinjol saja kita tidak boleh," katanya.
Untuk mengantisipasi merebaknya judi online baik di lingkup ASN, pelajar hingga masyarakat umum Pemerintah Kota Padang melakukan sejumlah upaya pencegahan. Langkah yang dilakukan di antaranya berkoordinasi dengan kepolisian setempat agar menggencarkan razia siber.
Kemudian, pemerintah setempat juga memaksimalkan peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) melakukan operasi, dan menindak apabila menemukan ASN atau pelajar yang berkeliaran di saat jam kerja atau jam pelajaran.
"Saya sudah meminta Dinas Pendidikan Kota Padang untuk memperketat pengawasan dan mengantisipasi pelajar agar tidak terlibat judi online," ujarnya.
Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Padang bersama Kementerian Agama (Kemenag) setempat juga menguatkan pembekalan kepada setiap calon pengantin di kantor urusan agama (KUA) terkait dampak buruk judi online.
"Kota Padang mendukung pemberantasan judi online karena ini menimbulkan banyak kerugian," ucap dia.
Ia mengatakan, hingga saat ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Padang tidak ada menerima laporan terkait ASN yang diduga bermain atau kecanduan judi online. Kendati demikian, pemerintah daerah terus memperkuat pengawasan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Dugaan Markup Harga Telur hingga Judi Online, BGN Mulai Bersih-Bersih SPPG
-
Ada Transaksi Sampai Rp2,6 Miliar! Jabar Jadi 'Juara' Judol di Kalangan Penerima Bansos
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Setoran Judol 1.900 Pegawai Kemensos Tembus Rp8,6 Miliar, Rata-rata Lampaui Gaji Awal ASN
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan