SuaraSumbar.id - Seorang petani di Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), menjadi korban perampokan. Korban diketahui bernama Srimurni (45).
Selain dirampok, korban juga mengalami penyekapan. Ia dipaksa naik mobil Grandmax lalu tangan diikat dan mata ditutup kain.
Kasat Reskrim Polres Solok Kota, Iptu Nanang Saputra mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Kamis (16/5/2024) sekitar pukul 08.00 WIB. Informasinya, korban sedang menuju ke ladang.
"Kejadian kemarin jam 8 pagi, kami dapat informasi jam 10 pagi. Sekarang anggota semuanya sedang di lapangan (melakukan pengejaran)," kata Nanang, Jumat (17/5/2024).
Nanang mengungkapkan hasil penyelidikan sementara dugaan pelaku berjumlah dua orang. Pihaknya terus mengumpulkan petunjuk menuntaskan penyelidikan.
"Sejak laporan diterima, kami melakukan pemburuan. Terduga pelaku sudah kami identifikasi, sudah kami kumpulkan CCTV, mobilnya grandmax," ungkapnya.
Usai dipaksa masuk dan dibawa mengunakan mobil Grandmax, korban lalu dibuang di tepi jalan. Video detik-detik korban ditemukan viral di media sosial.
Saat ditemukan, kondisi korban masih dengan tangan diikat dan mata ditutup kain. Korban ditemukan oleh pengendara lain.
Nanang mengakui pihaknya belum mengetahui berapa jauh korban dibawa para pelaku. Dari kejadian ini, korban kehilangan sejumlah barang berharga. "Yang dibawa kabur oleh pelaku lima gelang emas, handphone, uang. Ini menurut keterangan korban," pungkasnya.
Gadai HP Curian untuk Isi BBM
Menurut Iptu Nanang, pihaknya sempat berhasil melacak handphone milik korban yang dicuri pelaku. Namun, handphone itu sudah digadaikan. "Handphone korban digadaikan untuk membeli bensin mobil. Ada 20 liter, sekitar Rp 200 ribu. Sudah kami sita handphone itu," katanya.
Hasil penyelidikan, para pelaku terakhir terlacak di Muaro Labuh, Kabupaten Solok. "Pelaku sudah kami identifikasi. Kami maksimalkan, semoga pelaku segera dapat ditangkap," ujarnya.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
BEM UI: Ekonomi Negara Bobrok, Rakyat Dirampok!
-
Anak Ari Lasso Dirampok di Inggris, Pelaku Todongkan Pisau
-
Rekam Jejak AKBP Arief Mukti Kapolres Solok Selatan, Rumah Dinasnya Diberondong Peluru AKP Dadang
-
DOR! Kabag Ops Tembak Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, Polda Sumbar Bereaksi
-
Hamil Anak Kembar, Influencer Malaysia Dirampok di Spanyol hingga Tersungkur ke Tanah
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Bandara Internasional Minangkabau Layani 33 Penerbangan Sehari, Didominasi Rute Jakarta
-
Rekayasa Arus Sumbar-Riau Diperpanjang hingga Malam Ini, Polisi Fokus Antisipasi Lonjakan Arus Balik
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat
-
Libur Lebaran 2026, Istano Basa Pagaruyung Diserbu Wisatawan hingga Tembus 10 Ribu Pengunjung Sehari