SuaraSumbar.id - Korban tewas bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar), terus bertambah. Hingga Minggu (12/5/2024) pukul 14.30 WIB, total korban tewas mencapai 27 orang.
"Untuk korban meninggal dari data yang masuk ke BPBD Sumbar berjumlah 27 orang," kata Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham.
Dirinya mengatakan puluhan korban jiwa itu merupakan korban dampak bencana di Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Saat ini pencarian masih berlangsung.
"Pencarian terus dilakukan tim gabungan. Sekarang masih dalam pendataan dan korban jiwa terbanyak berada di Kabupaten Agam," ucapnya.
Korban jiwa terbanyak dievakuasi ke RSUD Achmad Mochtar Kota Bukittinggi. Sisanya berada di RSUD Batusangkar.
Sebelumnya, Puskemas Kayu Tanam, Kecamatan 2×11 Anam Lingkuang, Kabupaten Padang Pariaman juga telah menerima 7 jenazah banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar.
Kapolsek 2×11 Anam Lingkuang, Iptu Nofrizal Chan mengatakan, ketujuh jenazah ini diduga korban kiriman bencana di Tanah Datar.
"Dari tujuh jenazah, empat perempuan dan tiga laki-laki. Satu merupakan anak-anak masih berumur 8 tahun," katanya.
Dikatakannya, satu jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Sedangkan satu jenazah sudah di bawa oleh pihak puskesmas ke tempat keluarganya.
"Saat ini masih ada 5 jenazah di Puskesmas Kayu Tanam. Kami imbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya, silahkan datang ke Puskesmas," pungkasnya.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Mitigasi Galodo Solok Diperkuat, 3 Sistem Peringatan Dini Dipasang dan 2 Sabo Dam Disiapkan
-
Pratikno Ungkap Tugas Menko PMK ke Sugiono: Pantau Bencana hingga Pastikan Tak Ada Warga Tertinggal
-
Pemulihan Pascabencana di Sumatera Terus Dikebut, Listrik dan 11.143 BTS Pulih 100 Persen
-
Tekanan Bumi Terus Menumpuk di Sumatera, Ahli Ingatkan Ancaman Gempa Megathrust M8,9
-
Banjir Bandang Terjang Solok, 200 KK Terdampak dan 2 Warga Hilang
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Fundamental Bisnis Solid, BRI Lanjutkan Buyback Saham hingga Januari 2027
-
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
-
Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi ke Jambi Digagalkan, Disamarkan dalam Karung Pupuk dan Fiber Ikan
-
298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda