SuaraSumbar.id - Bencana banjir dan longsor yang melanda 5 desa di Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar), membawa dampak signifikan. Untuk mempercepat penanganan dan penanggulangannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Sawahlunto bersama Forkopimda menyepakati penetapan status tanggap darurat bencana.
Penetapan status ini menjadi dasar untuk mengoptimalkan berbagai upaya penanganan, termasuk penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).
"Kita sudah sepakat, menyesuaikan dengan regulasi yang berlaku bahwa sudah layak status penanganan bencana ini naik menjadi tanggap darurat. Untuk resmi dan sahnya status tersebut masih menunggu pihak BPBD menyelesaikan kelengkapan administrasinya," kata Pj Wali Kota Sawahlunto, Fauzan Hasan, melansir Antara, Minggu (5/5/2024).
Dirinya menyampaikan sejumlah instruksi kepada jajaran perangkat daerah, antara lain agar prioritas pertama adalah membersihkan dan membuka seluruh akses jalan yang sempat terputus/tertutup longsor dan banjir.
"Jalan dan fasilitas publik itu nilainya sangat penting bagi masyarakat, maka kita harus perhatian besar bagaimana hal itu bisa segera aman untuk dimanfaatkan kembali. Tolong update lagi data jalan dan fasilitas publik kalau ada yang masih terdampak mari kita bersama carikan solusinya agar masyarakat tidak kesulitan," ucapnya.
Kemudian Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB (Dinkesdalduk KB) diminta supaya aktif memonitor warga yang mengalami gangguan kesehatan pasca bencana banjir dan tanah longsor tersebut.
"Mungkin bisa berkoordinasi juga dengan Kepala Dusun dan linmas setempat agar bisa lebih cepat mengetahui kalau ada warga yang kesehatannya terdampak pada masa bencana ini. Kita upayakan jangan sampai sakitnya berlarut-larut, kalau ada gejala maka kita segera sikapi, beri pendampingan dan kalau sudah layak diobati berikan obatnya," ungkapnya.
Menyikapi laporan masih adanya kekurangan paket bantuan sembako yang diperlukan masyakarat terdampak, dirinya meminta Dinas Sosial bisa sesegera mungkin melengkapi bantuan itu.
"Terkait bantuan, kita juga menghimbau jajaran perangkat daerah untuk meminta sumbangan pada masing-masing kantor untuk menambah bantuan pada korban bencana ini," jelasnya.
Tercatat 5 desa terdampak banjir dan longsor di Sawahlunto, yaitu Desa Silungkang Oso, Silungkang Duo, Silungkang Tigo, Muaro Kalaban dan Taratak Bancah. Banjir dan longsor menyebabkan ratusan rumah, puluhan akses jalan, serta beberapa fasilitas publik mengalami rusak ringan, sedang dan berat.
Sementara korban jiwa dari bencana itu yaitu 1 orang meninggal dunia akibat tertimbun longsor di Desa Silungkang Oso. Saat ini Pemkot Sawahlunto bersama masyarakat didukung TNI-Polri masih melakukan pembersihan kawasan-kawasan yang terdampak banjir dan longsor itu.
Berita Terkait
-
Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor
-
Trik Rahasia Cek Motor Bekas Korban Banjir sebelum Deal: Ini 5 Opsi yang Murah
-
3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo
-
Harimau Sumatera Pemangsa Ternak Warga Berhasil Dievakuasi
-
Cara Membedakan Mobil Bekas Banjir plus Rekomendasi Mobil SUV 7 Seater Ground Clearance Tinggi
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir