SuaraSumbar.id - Seorang petani sawit di Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) tewas dianiaya rekannya sesama petani. Bahkan, pelaku juga menganiaya satpam perusahaan sawit tempat mereka berdua bekerja.
Pelaku berinisial J (44). Ia menganiaya korban berinisial S (39) dengan parang. Keduanya sempat cekcok hingga pelaku tersulit emosi dan menebas korban hingga tewas.
"Dada sebelah kiri korban robek, luka tebas senjata tajam di leher dan luka robek di tangan sebelah kanan," kata Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Nurhadiansyah, Selasa (23/4/2024).
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Senin (22/4/2024) di Pondok Kebun Masyarakat, Rai 11 Sodetan Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan.
Usai menghabisi nyawa rekannya, pelaku mencoba kabur. Namun, gerak-geriknya yang mencurigakan diketahui satpam pabrik PT Incasi Raya Lunang, Jonatun (57).
Lantas, pelaku pun dicegat oleh Jonatun saat sampai di jembatan kuning Pos Satpam PT Incasi Raya Lunang.
Tanpa pikir panjang, pelaku pun melakukan perlawanan. Ia menganiaya satpam tersebut dengan besi runcing pengangkat buah kelapa sawit.
"Korban yang mencegat ini mengalami luka robek dan tusuk di bagian dagunya," katanya.
Setelah itu, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Lunang Silaut. Polisi masih mendalami motif dari pembunuhan tersebut.
"Keluarga korban kami sarankan buat laporan di Mapolsek Pancung Soal dan Polsek Lunang Silaut," tuturnya.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Melihat Peran Perempuan Jadi Petani Sawit
-
Pelaku Tangkap Terduga Pembunuh Wanita Paruh Baya di Tangsel, Ternyata Mantan Suami
-
Viral Kisah Pria Bunuh Teman Perkara Hotspot, Sebelum Itu Paksa Istri Layani Nafsu Bejat Korban
-
Mustahil Dideportasi, Praktisi Hukum Tegaskan WNA Pembunuh Cucu Mpok Nori Tetap Diadili di Indonesia
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bea Cukai Sita 24 Botol Arak Bali Tanpa Pita Cukai di Aceh Besar
-
Remaja Putri Belum Haid Sampai Usia 14 Tahun, Normal atau Berbahaya? Ini Penjelasan Dokter
-
Haji Tanpa Kulit Terbakar, Sunscreen SPF 5080 Bantu Jemaah Atasi Paparan Sinar Matahari
-
Gantikan Orang Tua yang Wafat, Latifa Jadi Calon Haji Termuda dari Padang
-
Tak Perlu Khawatir! Stok Beras Aceh Aman hingga 2027