Satu Lagi Korban Banjir dan Longsor Pesisir Selatan Ditemukan Meninggal, Pencarian Diperpanjang
Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu lagi korban banjir dan longsor yang hilang sejak Kamis (7/3/2024). Sementara itu, 4 korban hilang lainnya masih dalam pencarian.
Korban tersebut bernama Sara (5 tahun) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Ia merupakan warga Nagari Ganting Mudik Kecamatan Sutera yang hanyut di sungai Nagari Gunung Malelo, Pesisir Selatan.
"Ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB," ujar Kepala Bidang Kedaruratan Bencana dan Logistik BPBD Pesisir Selatan, Defri Siswardi, Jumat (15/3/2024).
Banjir yang terjadi di Pesisir Selatan tidak hanya menelan harta benda masyarakat, tapi juga menelan banyak korban jiwa. Sebanyak 24 orang dinyatakan meninggal dan 5 hilang. Kini, tinggal 4 orang yang dalam pencarian.
Pencarian seharusnya berakhir pada Kamis (14/3/2024). Namun, Bupati Pessel Rusma Yul Anwar menambah waktu pencarian hingga tanggal 18 Maret. Hal itu menyangkut rasa kemanusiaan atau perasaan keluarga yang ditinggalkan.
Menurut Defri, tim gabungan kini telah mengevakuasi jasad korban dan dibawa ke Puskesmas. Setelah melalui pemeriksaan medis dan tim gabungan, korban kemudian dijemput keluarganya.
"Salah seorang dari keluarga korban mengaku jika itu benar jasad keluarganya," terang Defri.
Setelah diserahkan pada pihak keluarga, korban selanjutnya dibawa ke rumah salah satu keluarganya yang berada di Kampung Langgai Kecamatan Sutera.
BPBD Pesisir Selatan mencatat lebih dari 5 ribu unit rumah warga mengalami kerusakan, sehingga 68 ribu keluarga harus kehilangan tempat tinggal. Lebih dari 200 ribu jiwa warga Pesisir Selatan berada di tenda pengungsian.
Banjir juga meluluh lantakkan sejumlah fasilitas umum, sosial, kesehatan dan pendidikan. Lebih dari 20 jembatan kini terpantau putus dan 9 ruas jalan terkonfirmasi rusak.
Sedikitnya, 6 ribu Hektare lahan pertanian masyarakat ikut tersapu banjir. Demikian juga dengan ternak yang tercatat lebih dari 2 ribu ekor hanyut terbawa arus. Pessir Selatan berduka. (Antara)
Tim gabungan mengevakuasi jasad korban banjir dan longsor di Pesisir Selatan. [Dok.Antara]
Sedikitnya, 6 ribu Hektare lahan pertanian masyarakat ikut tersapu banjir. Demikian juga dengan ternak yang tercatat lebih dari 2 ribu ekor hanyut terbawa arus. Pessir Selatan berduka. (Antara)
Tim gabungan mengevakuasi jasad korban banjir dan longsor di Pesisir Selatan. [Dok.Antara]
Berita Terkait
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Kabupaten Agam, BMKG Ungkap Pemicunya
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Minyak Telon Aromatik Habbie Sukses, Meraih Rekor MURI
-
Tragis! Penumpang Bus ALS Meninggal di Dharmasraya, Saksi Ungkap Detik-Detik Terakhir!
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!
-
Kronologi Nenek dan 2 Cucu Hilang di Pantai Tiku Agam hingga Ditemukan Seperti Ini