SuaraSumbar.id - Kondisi Marnis, perempuan yang disiram dengan soda api oleh suami sirinya berinisial RF, mulai membaik usai dirawat selama dua hari di rumah sakit. Korban merupakan Caleg PPP untuk DPRD Sumatera Barat (Sumbar).
"Kami sudah besuk yang bersangkutan. Sudah membaik. Dua hari sempat dirawat, sekarang sudah pulang," ujar Ketua DPC PPP Kabupaten Tanah Datar, Arianto, Selasa (9/1/2024).
Marnis diketahui maju sebagai Caleg Dapil Sumbar 6 yang meliputi Kota Padang Panjang, Sawahlunto, Kabupaten Tanah Datar, Sijunjung dan Dharmasraya.
Arianto mengatakan, dalam proses penyidikan, pihaknya akan memberikan bantuan hukum kepada kadernya tersebut apabila diperlukan.
Baca Juga: Caleg PPP di Sumbar Disiram Suami Siri Pakai Soda Api, Tubuhnya Penuh Luka Bakar
"Dalam proses nanti, kami sudah koordinasi dengan DPW, kalau memang memerlukan bantuan hukum, kami siap berikan bantuan hukum. Soalnya beliau kader kami," katanya.
"Insyaallah dari partai kami bantu. Kami harap ada efek jera ke pelaku," sambung Arianto.
Sebelumnya, penyiraman dengan soda api yang dilakukan RF diduga dipicu akibat cemburu. Hal ini lantaran Marnis kedapatan jalan bersama laki-laki lain.
Kapolres Tanah Datar, AKBP Derry Indra mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 2 Januari 2024. Lokasi berada di kediaman korban di Jorong Patar, Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar.
Dampak dari siraman soda api itu, kata Derry, korban mengalami luka bakar di wajah, lengan hingga kaki. Korban mendapatkan perawatan.
Baca Juga: Sandiaga Uno Paparkan Strategi Pemenangan PPP dan Pasangan Ganjar-Mahfud di Sumatera Barat
"Badannya sebelah kiri dari wajah, lengan, sampai kaki karena soda api jadi semacam luka terbakar," ungkapnya.
Pelaku telah berhasil ditangkap. Derry menyebutkan, pihaknya menjerat pelaku dengan pasal 353 ayat 1 dan 2 jo pasal 351 ayat 1.
"Di situ pelaku ada unsur perencanaan, dia beli bahan itu, ada dua bahan yakni air aki dan soda api. Yang digunakan soda api. Kami mengunakan (pasal) unsur perencanaan. Karena dia sudah menentukan kapan dilakukan perbuatannya," pungkasnya.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
Truk Tangki Bahan Kimia Bocor di Bandung, Ini Cara Menetralkan Soda Api yang Benar
-
Truk Tangki Bahan Kimia Berbahaya Bocor Rusak Kendaraan di Padalarang, Soda Api untuk Apa?
-
Apa Itu Cairan Kimia Caustic Soda Liquid? Ini Bahayanya Jika Terkena Manusia
-
Cairan Kimia Bocor dari Truk Tangki Diduga Soda Api, Bagaimana Bahaya Natrium Hidroksida?
-
Festival Pamenan Minangkabau di Sumatera Barat
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Kabupaten Agam, BMKG Ungkap Pemicunya
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Minyak Telon Aromatik Habbie Sukses, Meraih Rekor MURI
-
Tragis! Penumpang Bus ALS Meninggal di Dharmasraya, Saksi Ungkap Detik-Detik Terakhir!
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!
-
Kronologi Nenek dan 2 Cucu Hilang di Pantai Tiku Agam hingga Ditemukan Seperti Ini