SuaraSumbar.id - Anies Baswedan menyedot perhatian anak muda saat live di TikTok. Dirinya berinteraksi dan membahas banyak hal dengan generasi muda.
Salah satunya memberikan referensi buku berjudul 'Power and Progress: Our Thousand-Year Struggle Over Technology and Prosperity' untuk anak muda yang ingin mendalami ekonomi dan politik.
Buku ini ditulis oleh Daron Acemoglu dan Simon Johnson dan dirilis pada Mei tahun 2023. Buku ini menawarkan penafsiran ulang yang berani terhadap ekonomi dan sejarah, menekankan bahwa kemajuan tidak otomatis dan tergantung pada pilihan yang dibuat tentang teknologi.
Buku ini membahas bagaimana cara-cara baru dalam mengorganisir produksi dan komunikasi dapat melayani kepentingan sempit segelintir orang atau berkontribusi pada kemakmuran bersama sesuai dengan hak-hak, nilai-nilai, prinsip-prinsip, dan hukum yang demokratis.
Buku ini juga memberikan analisis yang tajam tentang ekonomi tenaga kerja dan teknologi, menantang narasi dominan tentang keniscayaan kemajuan teknologi.
Para penulis berpendapat bahwa visi teknologi yang lebih inklusif atau terbuka dapat muncul hanya jika dasar kekuatan sosial berubah, mirip dengan munculnya argumen dan organisasi tandingan pada abad kesembilan belas.
Buku ini digambarkan sebagai penangkal yang diperlukan untuk retorika keniscayaan teknologi dan cetak biru yang penting untuk tantangan ke depan. Beberapa hal penting yang dapat diambil dari buku ini antara lain:
1. Meningkatkan teknologi tidak selalu mengarah pada kemakmuran. Para penulis menekankan bahwa teknologi diperlukan untuk kemakmuran, tetapi hal ini dibentuk oleh pilihan dan kebijakan.
2. Kemakmuran bersama adalah hasil dari pilihan dan visi yang bersaing, yang dipengaruhi oleh kekuatan politik, prestise, dan proses sosial.
3. Buku ini menantang narasi bahwa teknologi mengarah pada kemajuan dan berargumen untuk model kemajuan "kemakmuran bersama", di mana teknologi harus melayani kepentingan lebih banyak orang.
4. Para penulis menelusuri sejarah manusia selama 1000 tahun terakhir, termasuk pembangunan kanal, evolusi teknologi pertanian, Revolusi Industri, pertumbuhan ekonomi setelah Perang Dunia II, awal era digital, dan kebangkitan kecerdasan buatan.
5. Buku ini memberikan analisis yang tajam mengenai ekonomi tenaga kerja dan teknologi, menyoroti pentingnya kebijakan inklusif bagi negara-negara untuk mencapai kemakmuran.
Buku dengan tebal 560 halaman ini ditulis Daron Acemoglu yang merupakan seorang ekonom Amerika Serikat kelahiran Turki yang telah mengajar di Massachusetts Institute of Technology (MIT) sejak tahun 1993.
Acemoglu adalah anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Amerika Serikat, Akademi Seni dan Ilmu Pengetahuan Amerika Serikat, Econometric Society, Asosiasi Ekonomi Eropa, dan masyarakat terpelajar lainnya.
Beliau juga editor Econometrica, sebuah jurnal akademis yang diterbitkan oleh Econometric Society, dari tahun 2011 hingga 2015.
Berita Terkait
-
Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?
-
50 Nama Username TikTok Aesthetic yang Keren dan Berkelas
-
Dari Rutinitas ke Gaya Hidup, Skincare Kini Makin Dekat dengan Generasi Digital
-
Ijazah Gibran Diduga Tak Penuhi Syarat Cawapres, KIPP Gugat ke MK
-
Kejar Cuan Lewat Konten Porno, Modus 'Sengaja Kalah' di Live TikTok Dibongkar Polisi
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai
-
BRI Dorong Akses Hunian, Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta
-
Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Ingin Pensiun Nyaman? Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo