SuaraSumbar.id - Dua orang petani di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), ditangkap polisi karena diduga menanam ganja di lahan kebun pisang. Kedua pelaku berinisial DM (35) dan BH (44).
"Keduanya menanam lima batang ganja di dalam goni yang dikasih tanah dan disimpang di sekitar kebun pisang miliknya," kata Kapolres Agam AKBP Muhammad Agus Hidayat, dikutip dari Antara, Selasa (19/12/2023).
Kronologi penangkapan kedua pelaku berawal dari tim gabungan melakukan pencarian orang hilang di Duku Jorong Piladang, Nagari Ampek Koto Palembayan.
Saat itu Wali Nagari Sungai Puar Yulifsoneri melihat tanaman ganja di lokasi kebun pisang. Ia kemudian melaporkan temuan itu kepada Briptu Ardi Yuratama.
"Temuan itu langsung diselidiki terkait siapa pemilik tanaman ganja di lokasi dan ditemukan pemiliknya," ucapnya.
Polisi kemudian mengembangkan kasus itu dan menemukan barang bukti lainnya berupa daun ganja kering sebanyak satu toples, batang ganja yang sudah dipanen, dan lainnya.
Kedua pelaku beserta barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Palembayan dan dibawa ke Polres Agam.
Mereka dijerat Pasal 111 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan lima sampai 20 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Harimau Sumatera Pemangsa Ternak Warga Berhasil Dievakuasi
-
Warga Malaysia Bawa Narkoba Kembali Ditangkap di Bandara, Kali Ini di India
-
Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu
-
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
-
Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
Terkini
-
Suka Minum Kopi? Ini yang Perlu Diperhatikan demi Kesehatan Ginjal
-
BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau