Scroll untuk membaca artikel
Riki Chandra
Selasa, 19 September 2023 | 10:51 WIB
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar, Adratus Setiawan. [Dok.Antara]

Untuk paket kedua ini dikerjakan oleh PT Pasindo Prima Kreasi dengan kontrak Rp10,4 miliar. Dengan konsultan PT Abata Rencana.

Sementara sisanya sepanjang enam km akan dilanjutkan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumbar 2024. Dengan perkiraan kebutuhan Rp7 miliar untuk satu kilometer pembangunan, atau total sekitar 42 miliar agar jalan tersebut benar-benar dapat dilalui dengan nyaman.

Sebelumnya Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengatakan jalan alternatif Pasar Baru - Alahan Panjang menjadi ruas penting untuk menghubungkan Pesisir Selatan dengan Kabupaten Solok. Jalan sepanjang 44,9 km tersebut diperkirakan akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dua kabupaten tersebut.

Jalan itu juga memangkas jarak sekitar 50 kilometer dibandingkan jarak dengan jalan utama saat ini. Waktu tempuh antara dua daerah juga menjadi lebih singkat menjadi sekitar 1 jam saja. (Antara)

Baca Juga: Sengkarut Tanah Ulayat, Ratusan Masyarakat Kaum Bendang Alahan Panjang Demonstrasi di DPRD Kabupaten Solok

Load More