SuaraSumbar.id - Belakangan viral video memperlihatkan sejumlah oknum polisi disebut diduga masuk ke dalam suatu ruangan di Masjid Raya Sumatera Barat (Sumbar) dengan mengenakan sepatu. Oknum aparat ini juga menginjak karpet yang mirip dengan sajadah.
Keberadaan sejumlah polisi tersebut diketahui sedang melakukan pemulangan paksa terhadap warga asal Nagari Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat yang telah enam hari menempati Masjid Raya Sumbar untuk istirahat dan menginap.
Sebelumnya, warga ini telah melangsungkan aksi demontrasi menuntut pembatalan rencana Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ada di daerah Nagari Air Bangis sejak 31 Juli 2023. Mereka mendesak bertemu Gubernur Sumbar.
SuaraSumbar.id kemudian mencoba melihat kondisi ruangan yang dimasuki oknum polisi tersebut yang disebut sebagai aula. Meskipun sempat ditanya kepentingan apa oleh Satpam yang berjaga di Masjid Raya Sumbar, namun akhirnya diizinkan untuk mengambil gambar.
"Tidak ada kaitannya dengan demo yang kemarin, kan?," tanya Satpam.
Ruangan Aula itu berada di lantai 1 Masjid Raya Sumbar. Terlihat tidak ada lagi massa warga yang berasal dari Nagari Air Bangis. Semua warga ini telah dipulangkan kembali ke kampung halamannya.
Tidak ada aktivitas di aula ini, tampak pintu tertutup rapat. Di dalamnya, tidak ada lagi karpet yang mirip sajadah seperti dalam video yang beredar kemudian diinjak oknum polisi.
Hanya ada beberapa gulungan karpet yang tersusun rapi. Lantai aula tak ada alas, keramik lantai sedikit terlihat ada sampah yang berserakan.
Sementara para pengunjung Masjid Raya Sumbar yang hendak melangsungkan salat dilaksanakan di lantai 2. Meskipun begitu, kebanyakan pengunjung telah membuka alas kaki dari lantai 1 persis tidak jauh dari depan aula.
Alas kaki mulai sepatu dan sendal telah dibuka pengunjung, ada yang disusun rapi di rak yang telah disediakan.
Pengurus Harian Masjid Raya Sumbar, Yuzardi Ma'at mengatakan, aula lantai 1 Masjid Raya Sumbar tidak masuk area batas suci. Karena ketika hari-hari tertentu ketika ada acara, boleh masuk ke aula pakai sandal atau sepatu.
"Ketika sehari-hari tidak ada acara tertentu, pengurus menyarankan agar masuk aula melepas alas kaki," ujarnya, Selasa (8/8/2023).
Terkait karpet mirip sajadah, Yuzardi pun memberikan penjelasan. Dikatakannya, sajadah yang terinjak-injak saat aparat kepolisian memulangkan ratusan pendemo bukanlah sajadah yang dipakai lagi untuk salat.
"Yang ada di dalam video sajadah bekas yang memang kerap dipinjamkan ke musafir yang singgah dan menginap di Masjid Raya Sumbar," ungkapnya.
"Itu adalah sajadah bekas yang tidak pernah dipakai lagi untuk salat. Karena sajadah yang masih dipakai adalah sajadah ukuran besar di lantai dua. Dan kejadian itu di aula lantai satu, bukan tempat salat," sambungnya.
Berita Terkait
-
Polemik Demo Warga Air Bangis Berujung Viralnya Brimob Masuk Masjid
-
4 Fakta Brimob Masuk Masjid Raya Bersepatu, Benarkah Bukan Injak Tempat Salat?
-
Geger Polisi Terobos Masjid Pakai Sepatu demi Bubarkan Massa Demo, Sajadah sampai Acak-acakan
-
Kapolda Sumbar Bantah Anak Buahnya Injak Tempat Shalat di Mesjid Raya
-
Ribut Polisi Injak Sajadah, Pengurus Masjid Raya Sumbar Klaim Itu Bukan Ruangan Shalat!
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Kehilangan Kendali Saat Mendahului, Mahasiswa Asal Pekanbaru Tewas di Lima Puluh Kota
-
Dibantu Warga, Kemenhut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Dekat Sekolah di Agam
-
Maknai Kemerdekaan, Danantara melalui BRILink Agen Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok Negeri
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan