SuaraSumbar.id - Seorang bocah perempuan di Padang Pariaman, Sumatera Barat, diduga dianiaya ibu kandungnya. Korban mengalami luka-luka di sekujur tubuh.
Kejadian itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Kota Pariaman, AKP Muhammad Arvi. Pihak mendapat informasi dari salah seorang warga.
"Kejadian itu tepatnya berada di kawasan Sungai Limau, Kabupaten Pariaman," katanya, Senin (12/6/2023).
Setelah mendatangi lokasi, pihaknya menemukan bocah tersebut memang dalam kondisi luka-luka di sekujur badan dan pelakunya adalah ibu kandungnya sendiri.
"Dahi korban bengkak, bagian, punggung dan bagian kaki terdapat luka parah dan korban ini masih di bawah umur," tuturnya.
Setelah dilakukan penyelidikan, melalui Polsek Sungai Limau pelaku (orang tua korban) telah ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Pelaku sedang dalam perjalanan menuju ke sini (Polres Pariaman). Sementara kasus ini adalah kasus kekerasan terhadap anak," jelasnya.
"Untuk identitas beserta motif pelaku sehingga telah telah menganiaya anak kandung sendiri masih dalam pemeriksaan," sambungnya.
Diketahui, video anak pasca dianiaya telah beredar di sejumlah media sosial. Banyak warganet merasa kasihan terhadap anak. Kemudian dan juga ada hujatan terhadap pelaku yang tega menganiaya anaknya sendiri.
Baca Juga: Kontrak Politik Ganjar Bikin Riuh, Menteri Dipilih Partai, Apa Kata PDIP?
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
RJ, WNA Australia Pelaku Penganiayaan Warga Simeulue Aceh Dideportasi
-
Vonis Terdakwa Penganiayaan Santri Gontor Lebih Rendah 4 Tahun dari Tuntutan, Jaksa: Kami Masih Menentukan Sikap.
-
Putusan Kasus Penganiayaan Santri Gontor di Ponorogo: Pondok Gontor Beri Dukungan Penuh dan Komitmen Perbaikan!
-
Vonis Penganiayaan Berujung Kematian di Pondok Gontor, Ponorogo: Tangis Keluarga Terdakwa Pecah saat Palu Hakim Diketok
-
Mario Dandy Didakwa Lakukan Penganiayaan Berat, David Kini Hanya Bisa Jalan Selama 6 Menit dan Belum Bisa Membukukan Badan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar