SuaraSumbar.id - Seorang calon jemaah haji asal Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) batal berangkat ke Tanah Suci Mekkah lantaran penyakit ginjal yang dideritanya. Calon jemaah itu bernama Mukhlis Abdul Thaat (48).
"Satu kloter jamaah haji itu seharusnya diisi 393 orang termasuk lima petugas, namun karena satu jamaah sakit maka kloter enam hanya diisi 392," kata Kepala Kantor Kemenag Sumbar Helmi, Sabtu (106/2023).
Kloter enam diisi oleh 275 jamaah calon haji asal Kota Padang, 111 dari Kabupaten Agam, dua petugas haji daerah serta lima petugas kloter.
Helmi mengatakan Mukhlis Abdul Thaat tercatat dengan nomor manifes 137. Keberangkatannya terpaksa dibatalkan (kloter enam) atau ditunda hingga yang bersangkutan dinyatakan laik terbang oleh tim dokter.
"Yang bersangkutan menderita ginjal dan harus segera dioperasi," kata Kakanwil.
Eks Kepala Kemenag Kabupaten Padang Pariaman tersebut menegaskan meskipun keberangkatan Mukhlis dibatalkan, namun tidak tertutup kemungkinan ia berangkat dengan kloter lain jika sudah dinyatakan sembuh.
Hingga saat ini Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang telah memberangkatkan enam kloter jamaah haji ke Tanah Suci. Untuk gelombang pertama dengan tujuan Madinah, Embarkasi Padang memberangkatkan tiga kloter.
Kemudian untuk gelombang kedua dengan tujuan Jeddah, Embarkasi Haji Padang juga memberangkatkan tiga kloter. Secara keseluruhan, 2.355 jamaah calon haji Sumbar telah tiba di Tanah Suci.
Pesawat Garuda Indonesia GA3306 yang mengangkut jamaah calon haji Kloter 6 lepas landas dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Kabupaten Padang Pariaman menuju Jeddah pada Sabtu pukul 12.18 WIB.
Baca Juga: Duh! 148 Calon Jamaah Haji dari Banyumas Belum Lakukan Pelunasan BPIH
Di Kloter 6, jamaah termuda adalah Geta Ligaresta Two (30), dan jamaah tertua Rakunan Amarullah Asri (86) asal Kota Padang. Selain itu, Kemenag Sumbar juga mendata, terdapat 142 jamaah kategori lanjut usia di mana delapan orang menggunakan kursi roda. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Perkuat Merchant dan QRIS, dan Akses Keuangan Danantara
-
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ada Indikasi Perundungan
-
Polwan Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP, LBH Padang Kecam Penghentian Kasus
-
Sakit Kepala Saat Bangun Tidur? Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Ini
-
Dijamin Asli, Yuk Beli Setrika Philips Online Original Hanya Di Blibli!