SuaraSumbar.id - BPJamsostek Cabang Bukittinggi membayarkan santunan sebesar Rp 155,5 juta kepada penerima manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Rabu (5/4/2023). Hal itu merupakan hak salah satu ahli waris pekerja PT Bintara Tani Nusantara yang meninggal dunia.
Pekerja itu adalah almarhum Muhammad Muliando. Ia mulai bekerja dan terdaftar sejak agustus 2016 sebagai peserta BPJansostek. Musibah tidak terduga dialami almarhum yaitu kecelakaan ketika hendak pulang bekerja pada Jumat, 6 Januari 2023 lalu.
Jumlah santunan yang diserahkan adalah sebesar Rp 155.551.582. Rinciannya terdiri dari, manfaat Santunan Kecelakaan Kerja Meninggal senilai 48 kali upah yang dilaporkan, Santunan Jaminan Hari Tua. Juga ada santunan Jaminan Pensiun yang akan dibayarkan secara berkala kepada ibu almarhum.
Dalam kesempatan itu, Kepala Cabang BPJamsostek Bukittinggi, Iddial mengatakan turut berduka atas kejadian yang menimpa keluarga almarhum. Iddial berharap semoga ahli waris dapat terus melanjutkan hidup dengan memanfaatkan santunan dari BPJamsostek pasca kehilangan tulang punggung keluarga.
"Sebesar apapun manfaat yang diberikan tidak akan mampu menggantikan kehadiran almarhum ditengah- tengah keluarga, namun hal tersebut merupakan wujud negara hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi pekerja," kata Iddial.
Ibu Suryana, selaku ahli waris Almarhum mengatakan berterima kasih dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pihak BPJamsostek dan perusahaan. Menurutnya, santunan dari BPJamsostek sangat bermanfaat, dan akan digunakannya dengan bijak.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Mario Dandy Nyaris Adu Jotos dengan Rafael Alun
-
CEK FAKTA: Pertemuan Mengharukan Tia si Pemulung Cantik dengan Ibu Kandungnya yang Kabur Sejak Usianya 2 Tahun
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-20 Naik Kelas, Indra Sjafri: Masih Ada Promosi dan Degradasi
-
Apakah Boleh Makan Sahur Setelah Imsak? Simak Penjelasan dari Ustadz Abdul Somad Tentang Ini
-
Bukan Fuji, Maia Estianty Pilih Bulan Sutena untuk Jadi Pacar El Rumi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Jangan Main-main! Travel yang Berangkatkan Jamaah dengan Visa Non Haji Akan Ditindak
-
Waspada! Obat Tetes Mata Mengandung Steroid Bisa Picu Katarak
-
Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kurangi Plastik Sekali Pakai
-
79 Rumah di Adonara Rusak Akibat Gempa Magnitudo 4,7
-
Tegas! KPID Sumbar Perketat Pengawasan Konten LGBT