SuaraSumbar.id - Sebanyak 389 unit rumah tidak layah huni (RTLH) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, direhab sejak tahun 2020 hingga 2022.
Rumah yang direhab menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Demikian diktakan Sekretaris Dinas Perumahan dan Permukiman Agam, Rudi Hendri melansir Antara, Minggu (9/10/2022).
"Rehab RTLH itu merupakan dana pokok-pokok pikiran anggota DPRD setempat," katanya.
Ia merinci, 389 unit rumah yang diperbaiki pada 2020 sebanyak 126 unit, 2021 sebanyak 155 unit rumah dan 2022 sebanyak 108 unit rumah.
Pada 2022, kata Rudi, menganggarkan dana sebesar Rp 1,04 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Satu unit rumah dengan anggaran Rp 10 juta dan dana itu ditransfer ke rekening toko bangunan yang ditunjuk.
Dana itu untuk membeli bahan bangunan dan pembangunan dilakukan secara swadaya.
"Program sedang jalan di bawah pengawasan tenaga fasilitator dan berharap dalam waktu dekat sudah selesai," katanya.
Rumah yang diperbaiki itu berlantai tanah, dinding kayu dan atap rumbia. Saat ini total rumah tidak layak huni di daerah itu tercatat sebanyak 5.646 unit tersebar di 16 kecamatan.
Pemkab Agam berusaha untuk memperbaiki rumah tersebut setiap tahun, sehingga tidak ada lagi rumah yang berlantai tanah, berdinding kayu dan beratap rumbia.
Baca Juga: Hasto Kristiyanto: Megawati dan Jokowi Tidak Bahas Pencapresan Anies Baswedan
"Kita berusaha untuk memperbaiki rumah itu dan anggota DPRD setempat mengalokasikan dana pokok-pokok pikiran untuk perbaiki rumah tersebut," katanya.
Berita Terkait
-
Pemprov Benua Etam Targetkan Rehabilitasi 4.039 Unit RTLH hingga 2023 Nanti
-
Tekan Jumlah RTLH, Pemkab Kulon Progo Salurkan Bantuan Bedah Rumah
-
Korban Bencana Puting Beliung di Desa Kebintik Terima RTLH dari PT Timah
-
DPRD Jateng Usulkan Korban Banjir Rob Jadi Penerima Program Bantuan RTLH
-
Kasus Dugaan Korupsi BSPS RTLH Lamongan, Tujuh Orang Saksi Telah Diperiksa
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai
-
BRI Dorong Akses Hunian, Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta
-
Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Ingin Pensiun Nyaman? Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo