SuaraSumbar.id - Produksi kakao di Aceh Timur mencapai 6.069,65 ton per tahun atau rata-rata 635 kilogram per bulannya.
Demikian dikatakan oleh Kepala Bidang Bina Usaha Tani Perizinan Produksi dan Pengolahan pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Timur Marzaini melansir Antara, Selasa (27/9/2022).
"Total luas kebun kakao di Kabupaten Aceh Timur mencapai 13.572,50 hektare," katanya.
Dari luas tersebut, kata Marzaini, 9.808,50 hektare masih berproduksi. Sementara 2.669 hektare tidak menghasilkan serta kebun dengan tanaman kakao yang rusak seluas 995 hektare.
"Untuk jumlah petani kebun kakao di Aceh Timur mencapai 12.145 orang," ujar Marzaini.
Pihaknya saat ini fokus memberikan pendampingan kepada petani kakao dalam merawat atau mengelola tanamannya.
"Untuk meningkat produksi kakao, kami akan selalu mendampingi petani mulai dari masa penanaman, perawatan hingga panen," jelasnya.
Meningkatkan produktivitas tanaman guna mendukung permintaan kakao sangat besar, baik dari dalam negeri dan luar negeri.
"Kami juga mengajak masyarakat yang mempunyai kebun untuk merawatnya, agar produksi kakao terus meningkat," kata Marzaini.
Baca Juga: Serupa Dengan Dedi Mulyadi, Anne Ratna Mustika Lakukan Ini Pada Warga Purwakarta
Tag
Berita Terkait
-
Hijrah dari China ke India, Apple Pindahkan Produksi iPhone 14
-
Mulai Proses Produksi, Drama Thailand 'Never Let Me Go' Buat Akun Twitter Resmi
-
Pendapatan Hampir Dua Kali Lipat, Jadi Alasan Apple Produksi iPhone 14 di India
-
Produksi Ikan di Agam Selama Enam Bulan Capai 22.696 Ton
-
Produksi Karet di Aceh Timur Terendah, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia
-
Menaker Dukung Program Magang Nasional BRI untuk Cetak Talenta Muda Siap Kerja
-
Solar Subsidi Diduga Dikumpulkan di Pessel untuk Dijual ke Jambi, Polisi Tangkap Pria 53 Tahun
-
DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus
-
Yakin Fundamental Bisnis Tetap Kuat, BRI Lanjutkan Buyback Saham Tahap II