Cepat dan Terintegrasi
Pasca merger, PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur masih merampungkan penataan pengelolaan pelabuhan agar standarisasi operasional betul-betul sesuai layanan kelas dunia.
Menurut Nunu, merger PT Pelindo memacu semangat Pelabuhan Teluk Bayur untuk terus berbenah. Mulai darai pengembangan kapabilitas organisasi dan SDM hingga penyempurnaan infrastruktur pelabuhan. Menyatunya semua pelabuhan dalam satu Pelindo juga memudahkan konektivitas.
"Interaksi dengan pusat jelas lebih cepat dan mudah karena semua tergabung dalam satu Pelindo," katanya.
Baca Juga: Genjot Nilai Tambah, SIG dan Pelindo Teken Kerjasama Operasional dan Pengembangan Usaha
Penyempurnaan infrastruktur pelabuhan berfungsi untuk mempercepat proses bongkar muat yang tentunya akan menekan biaya logistik. Diketahui, berdasarkan Data World Bank tahun 2020, biaya logistik di Indonesia mencapai 23 persen dari Produk Domestik Buro (PDB). Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.
Mempercepat bongkar muat dengan alat-alat canggih, termasuk waktu sandar kapal di pelabuhan otomatis bisa mengefisiensikan biaya logistik. "Secara bertahap nanti akan sempurna dan Pelindo semakin maju menjadi pelabuhan kelas dunia. Sekarang di Pelabuhan Teluk Bayur juga dioptimalkan pelayanan digital lewat e-Service. Jadi urusan administrasi barang keluar dan masuk lebih cepat," katanya.
Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Bayur, Wigyo berharap merger Pelindo dapat meningkatkan kinerja pelabuhan Teluk Bayur. Apalagi, tujuan utama penggabungan pelabuhan ini adalah untuk pelayanan.
"Kami tentu berharap kinerja pelabuhan Teluk Bayur makin baik. Baik dari sisi efesiensi maupun efektivitasnya. Kami menilai merger ini sangat baik untuk pengembangan pelabuhan," katanya.
KSOP sendiri akan terus memantau aktivitas di pelabuhan Teluk Bayur agar semuanya berjalan sesuai aturan. "Tentu harapan kami pelayanan pelabuhan Teluk Bayur lebih cepat, baik dan profesional," katanya.
Baca Juga: Penyandang Disabilitas di Kota Manado Ikut Program Difablepreneur Pelindo
Senada dengan itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumbar, Muzakir Aziz mengatakan merger Pelindo sejatinya bisa memberikan dampak signifikan dalam menggerakkan ekonomi Sumbar. Sebab, keberadaan pelabuhan Teluk Bayur sangat sentral dalam pergerakan ekonomi di Ranah Minang.
Berita Terkait
-
Menakar Peluang Gibran di 2029 dan Mimpi Koalisi Permanen Prabowo
-
Koalisi Permanen Prabowo: Ancaman Demokrasi dan Tabrak Putusan MK
-
Manuver Prabowo, Koalisi Permanen Jegal Gibran di Pilpres 2029?
-
Pesan SBY ke Koalisi Prabowo: Loyal ke Pemimpin, Jangan Mendua Hati
-
Sarankan Kepala Daerah Tak Terlibat Program MBG, Prabowo Hanya Minta Siapkan Infrastruktur SPPG
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!
-
Kronologi Nenek dan 2 Cucu Hilang di Pantai Tiku Agam hingga Ditemukan Seperti Ini
-
4 Tips Aman Berkendara Saat Arus Balik Lebaran 2025 dari Polda Sumbar
-
BRI Raih Penghargaan Best Social Loan di The Asset Triple A Awards 2025
-
2 Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Bukittinggi-Payakumbuh saat Lebaran