SuaraSumbar.id - Polisi menerima pengembalian uang kasus dugaan korupsi beasiswa yang mencapai Rp 1,15 miliar.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy mengatakan, uang beasiswa itu dikembalikan puluhan mahasiswa penerima yang tidak memenuhi syarat.
"Uang itu dikembalikan melalui posko yang dibentuk penyidik," katanya melansir Antara, Rabu (7/9/2022).
Ia mengatakan, sampai saat ini ada 70 penerima mengembalikan uang beasiswa mereka terima.
"Mereka yang mengembalikan adalah yang tidak memenuhi syarat sebagai penerima beasiswa," katanya.
Beasiswa tersebut merupakan bantuan Pemerintah Aceh tahun anggaran 2017 dengan jumlah mencapai Rp22,3 miliar. Total penerimaan beasiswa tersebut sebanyak 803 mahasiswa.
Dari 803 penerima beasiswa, kata Winardy, yang sudah selesai diaudit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebanyak 467 orang. Dari jumlah tersebut hanya 93 orang dinyatakan memenuhi menerima beasiswa tersebut.
"Sedangkan sebanyak 368 mahasiswa tidak cukup syarat atau tidak memenuhi syarat sebagai penerima beasiswa. Kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp 10 miliar lebih," jelasnya.
Saat ini masih ada 324 penerima beasiswa yang belum diaudit BPKP. Dari 324 mahasiswa tersebut, 59 orang di antaranya sudah dimintai keterangan oleh penyidik Polda Aceh.
"Dari 59 orang tersebut, 22 orang mengembalikan beasiswa yang mereka terima karena mereka tidak memenuhi syarat sebagai penerima. Selebihnya, 37 orang tidak mengembalikan beasiswa mereka terima tersebut," katanya.
Baca Juga: Habiskan Jutaan Rupiah, Intip Harga Outfit Nagita Slavina saat Olahraga
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Wawan dan Ratu Atut: Kakak Adik Sama-Sama Korupsi, Bebas Bersyarat Barengan
-
DPR Dorong KPK Maksimalkan Pendidikan Anti Korupsi di Perguruan Tinggi
-
Para Terdakwa Kasus Korupsi Bebas Bersyarat, Dua di antaranya Zimi Zola dan Ratu Atut
-
Korupsi Dana Pendidikan, Mantan Bupati Cianjur Kini Bebas Bersyarat
-
KPK Sebut Perlakuan Khusus Terhadap Koruptor Cederai Semangat Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
BRI Dukung MotoGP Indonesia 2026, Perkuat Potensi Sport Tourism di Panggung Dunia
-
BRI Perkuat Dukungan untuk Kontingen Indonesia di Asian Games AichiNagoya 2026
-
Permudah Kelola Payroll Perusahaan, Gunakan Qlola by BRI dengan Sistem Terintegrasi
-
BRI Hadirkan Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Nasabah Infinite Prioritas
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat