SuaraSumbar.id - Sebanyak 2934 warga di Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), mendapat bantuan sosial (Bansos) Sembako untuk triwulan III.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar bersama Forkopimda di Kantor Pos Bukittinggi, Rabu (7/9/2022).
Kepala PT Pos Indonesia cabang Bukittinggi, Andesta menjelaskan, Kemensos memberikan bantuan sembako untuk periode Juli hingga September. Penyaluran dilakukan dari Rabu hingga Jumat.
"Bantuan sembako diberikan Rp 200 ribu per bulan untuk 2.943 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah pusat juga akan berikan bantuan kenaikan BBM Rp 300 ribu per KPM," katanya melansir Antara.
KPM se-Kota Bukittinggi, terdiri dari 981 KPM di Kecamatan Guguak Panjang, 1.386 KPM di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan dan 576 KPM di Kecamatan ABTB.
Erman Safar mengatakan menyampaikan, banyak bantuan yang diserahkan pemerintah pusat untuk masyarakat kurang mampu yang terdaftar dalam DTKS.
"Kali ini, bantuan dari Kemensos untuk sembako tiga bulan. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin, belikan sembako, jangan beli untuk barang lain yang tidak terlalu dibutuhkan,” pesan Wako.
Pemerintah pusat akan memberikan bantuan BBM untuk 20,9 juta orang di Indonesia. Untuk Bukittinggi akan diberikan kepada 2.000 lebih penerima.
Baca Juga: Nestapa Nelayan di Banyuwangi, Biaya Operasional Membengkak Terdampak Harga BBM
Berita Terkait
-
Polres Subang Bagikan Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak Kenaikan BBM
-
Pasca Kenaikan BBM, Harga Sembako di Pasar Batam Kembali Normal
-
Kenaikan Harga BBM, Puluhan Sopir Angkutan Kota di Solo Dapat Bantuan Sembako dari Polsek Banjarsari
-
Harga Sembako di Cianjur Mulai Merangkak Naik, Pedagang Hanya Bisa Pasrah
-
Harga BBM Naik, Polres Sukoharjo Bagikan Paket Sembako kepada Pengemudi Ojek Daring
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan