SuaraSumbar.id - Pelopor jasa kurir di Tanah Air, PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) terus berinovasi di tengah ketatnya persaingan bisnis logistik dan ekspedisi. Menginjak usia 52 tahun pada 1 September 2022, TIKI telah mengokohkan diri sebagai perusahaan pengiriman barang dengan jaringan distribusi terluas dan terbesar di Indonesia.
Ketergantungan masyarakat terhadap jasa kurir menjadi sebuah keniscayaan. Tak hanya bagi pelaku usaha, jasa kurir sudah jadi kebutuhan rumah tangga dan personal. Kini, kemana-mana orang mengirim barang pakai jasa pengiriman. Mulai dari antar provinsi, luar negeri hingga antar kabupaten dan kota dalam satu provinsi.
Seperti halnya Novi Koto (31), seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar). Dia kerap mengirim barang-barang keperluannya dengan jasa kurir. "Baru beberapa hari lalu saya kirim sejumlah peralatan ke Padang pakai TIKI dari Kota Solok," katanya kepada SuaraSumbar.id, Sabtu (20/8/2022).
Novi sengaja mengirimkan barang-barangnya ke Padang dengan jasa kurir karena dia bertolak dari Solok menggunakan sepeda motor. Dengan begitu, beban bawaannya pun menjadi ringan. Apalagi, biaya kirim lewat TIKI murah hanya Rp 11 ribu per kilogramnya untuk paket reguler atau Regular Service (REG).
"Saya pakai yang murah saja. Pakai reguler dengan jarak Solok-Padang cepat sekali. Saya kirim sore hari Selasa, besoknya sekitar pukul 9.30 WIB hari Rabunya, barang sudah sampai," katanya.
Menurut ibu dua anak itu, kebiasaannya menggunakan jasa kurir telah berlangsung sejak masih menjadi mahasiswi di Kota Padang, sekitar tahun 2009 silam. Rata-rata, keperluan yang dirasa repot dibawa menggunakan sepeda motor, selalu dikirim orang tuanya dari kampung dengan TIKI.
"Jadi dulu orang tua saya sering kirim pakai TIKI ini, makanya saya pun akhirnya pakai TIKI," katanya.
Dia makin sering menggunakan jasa kurir sejak keranjingan belanja online mulai tahun 2016 lalu. Lebih-lebih saat awal-awal pandemi Covid-19, Novi mayoritas membeli barang-barang lewat online, terutama peralatan hingga mainan anak-anak.
Tak hanya membeli sepatu, tas, jilbab. Novi bahkan pernah memesan hardcase androidnya dari Singapura. "Belanja online nggak repot dan murah-murah. Barangnya juga langsung sampai ke pintu rumah diantar kurir. Ada juga saya pakai jasa pengiriman lain, tapi kebanyakan dengan TIKI," katanya.
Marnovitri (34), IRT yang berjualan online pun mengaku kerap menggunakan jasa kurir untuk membeli barang-barang yang dibutuhkan pelanggannya di daerah Solok. Dia sendiri berjualan baju, sepatu, tas, lipstik hingga mainan anak-anak. Semuanya dijaja di akun media sosial.
Baca Juga: TIKI Bakal Buka Gerai dan Layani Pengiriman Barang Selama Lebaran
"Saya pesan dari Batam, Yogyakarta, Jakarta. Rata-rata pesannya pakai TIKI, memang ada juga dulu pakai jasa kurir lain," katanya.
Menurutnya, bisnis online rumahan ini tidak terlepas dari peran perusahaan logistik yang menjadi ‘tol’ penyalur pesanan. Dia sendiri mengaku telah mencoba hampir seluruh perusahaan jasa kurir dan ekspedisi.
"Pelanggan tahunya barang pesanan datang cepat. Kami pelaku usaha rumahan tentu juga harus mencari jasa kurir yang cepat, murah dan barang pesanan selamat," katanya.
Industri logistik menggerakkan ekonomi masyarakat dalam mengakses pasar. Baik untuk produksi maupun input dari sebuah produksi. Pernyataan itu disampaikan pengamat ekonomi Sumbar, Prof. Syafruddin Karimi dalam sebuah wawancara, beberapa waktu lalu.
“Industri logistik membantu menggerakkan urusan dan menjangkau akses pasar,” tutur guru besar ekonomi Universitas Andalas (Unand) itu.
Kecepatan Nomor Satu
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui