Seorang warganet merekam momen langka, di mana di satu tempat yang sama terdapat orang yang kawinan, meninggal dunia, dan bergembira karena potong kurban.[Instagram]
"Sama kayak pas di Medan dulu. Rumahnya sebelahan malah, yang kiri pesta pernikahan, yang kanan berduka," @dindaxxx.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Tragis, Bocah di Asahan Tewas Terseret Arus Sungai Gegara Kejar Pintu Kulkas
-
Video Orang-orang Antre 30 Menit di Luar Bilik ATM, Ternyata Orang di Dalamnya Bikin Syok...
-
Basarnas Temukan Nelayan Hilang Sejak Jumat Pekan di Perairan Torega Lalu dalam Kondisi Meninggal Dunia
-
Baru Sehari Kos, Orang Ini Keluar Rumah hingga Lompat Pagar, Ngira Dikunci Ternyata Ini yang Terjadi
-
Diduga Keracunan Limbah Jeroan Hewan Kurban, Ribuan Ikan di Kali Baru Ditemukan Mati
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan
-
3 Bahan Saja! Resep Camilan Sehat Gunakan Pisang dan Cokelat
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah