SuaraSumbar.id - Tim sepak bola Popda Aceh Barat bantai Kota Banda Aceh dengan skor 2-1, dalam laga kedua Grup D di Lapangan Teuku Umar Meulaboh, Sabtu (18/6/2022) siang.
Kemenangan anak-anak Aceh Barat terjadi berkat dua gol yang diciptakan M Haikal pada menit ke-12. Sedangkan gol kedua diciptakan pada menit ke-57.
Kemenangan ini mengoleksi tiga poin dari dua laga pertandingan yang sudah diikuti. Sementara tim Popda Banda Aceh harus puas berada pada posisi terendah Grup D.
Harapan Banda Aceh menciptakan gol setelah seorang pemain Aceh Barat, Zulfikri secara tidak sengaja menciptakan gol bunuh diri ke gawang sendiri pada menit ke-59.
Setelah salah satu pemain lawan mencoba menciptakan gol sehingga kemudian Banda Aceh berhak meraih angka gol pertama.
Permainan Aceh Barat sejak kick off dilengkingkan wasit Junaidi di sepanjang pertandingan berjalan sangat baik dan menggairahkan.
Hal itu terbukti tim tamu dari Banda Aceh sangat kesulitan mengantisipasi serangan yang diciptakan oleh Zulhelmi, Nailul Abrar, M Fardhan, M Haikal, Wanda Kurniawan, Bima Aditya dan rekannya yang lain.
Begitupun anak-anak Banda Aceh yang dimotori oleh Gibran Ahmad, Yaziz Yatami, Almanar Muhsin, Zainal Abidin, Nabil Muanis dan kawan-kawan juga tidak ingin dipermalukan oleh tuan rumah dengan tampil menyerang.
Beberapa kali hentakan yang dilayangkan anak-anak Banda Aceh membuat gawang yang dijaga oleh kiper asal Aceh Barat Anasrullah nyaris bobol dan membuat penonton di lapangan histeris.
Namun sigapnya pertahanan Aceh Barat yang turt dijaga oleh Ekal Zulfikar, M Furqan dan Farhan membuat lini pertahanan Aceh Barat semakin kokoh.
Meski terus berusaha melakukan pola serangan, tim Aceh Barat dan Banda Aceh sama-sama tidak berhasil menambah gol hingga berakhirnya pertandingan.
Aceh Barat harus puas dengan skor 2-1 atas tim tamunya. Sedangkan pemain Banda Aceh terpaksa melinangkan air mata karena dalam dua laga yang sudah dilakoni harus menelan pil pahit kekalahan.
Tim Kabupaten Pidie dan Kota Lhokseumawe pada pertandingan Sabtu sore di lapangan Teuku Umar Meulaboh, juga harus memenangkan pertandingan demi mengamankan satu tiket ke babak selanjutnya dan memuncaki Grup D Popda Aceh XVI 2022.
Berita Terkait
-
Dua Bobotoh Meninggal di GBLA, Nick Kuipers: Nyawa Terlalu Mahal untuk Sepak Bola
-
Alasan Ingin Latih Timnas Semua Kelompok Umur, Shin Tae-Yong: Dengan Begitu Saya Bisa Menemukan Sepak Bola Indonesia
-
Dua Bobotoh Meninggal Dunia, Ridwan Kamil: Tidak Ada Sepak Bola yang Lebih Berharga daripada Nyawa Manusia
-
Sepak Bola Porprov Jatim 2022, Kota Malang vs Jember Berakhir Ricuh, Bupati Hendy: Sudah Biasa..
-
Terpopuler: Momen Manggung BCL dan Ariel NOAH, Marc Klok Disanjung Media Asing: Petualang Sepak Bola Sejati
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Jambi
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
-
Dari Pekerja Migran ke Pengusaha, BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Keterampilan Bisnis
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Hore! Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho, Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut