SuaraSumbar.id - Pegiat media sosial, Helmi Felis, 'diserbu' netizen usai menyebutkan bahwa Habib Rizieq Shihab layak menjadi Presiden Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Helmi lewat cuitannya di akun Twitter. Menurutnya, Habib Rizieq mampu membawa perubahan ketika dipercaya menjadi Presiden Indonesia.
"Sebenarnya yang harus jadi Presiden dalam kondisi seperti ini adalah Habib Rizieq Shihab," kata Helmi Felis, dikutip dari Suara.com, Senin (30/5/2022).
Menurutnya, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir soal kepemimpinan ulama yang kini berusia 56 tahun.
"Sebab yang kuat dan tidak bisa di dikte hanya Habib Rizieq di Indonesia saat ini," ungkap Helmi Felis.
"Suka atau tidak hanya beliau yang mampu menghancurkan politik kandang babi," tandasnya.
Pernyataan Helmi Felis itu sontak saja langsung dibanjiri komentar warganet. Sebagian besar dari mereka justru bertolak belakang dengan ide sang pegiat media sosial tersebut.
"Gak bisa di dikte tapi bisa nerima fulus? Chat mesumnya jangan lupakan ya? Karena itu bagian akhlak seseorang yang katanya habib," ucap akun @An_ndi**.
"Gak capek apa bertahun-tahun halu terus. Istirahat pak. Menjadi halu itu butuh tenaga. Hahaha," tutur akun @Linda110**.
Baca Juga: Sebut Habib Rizieq Pantas Jadi Presiden Indonesia, Helmi Felis Malah Diolok-olok Warganet
"Ini bukan tanah leluhurmu jadi tahu dirilah," ungkap akun @Gomarus**.
"Bangun dari mimpi bung, narapidana sesuai ketentuan mana bisa jadi presiden," celetuk akun @sutarto**.
Sementara itu, ada juga beberapa warganet yang mendukung pimpinan FPI itu jadi Presiden Indonesia saat ini.
"Subhanallah, barakallah, allahu akbar. Setuju banget ya ustaz," sahut akun @Ikal1465**.
"Amin.. Segera angkat Habib Rizieq Shihab jadi presiden secepatnya," timpal akun @SangGuru**.
Berita Terkait
-
Sebut Jika Habib Rizieq Tak Dibebaskan Hakim dan Jaksa Masuk Neraka, Netizen: Novel Belajar Agama di Mana?
-
Kritik Ketum PBNU Soal pernyataan Agama Diperalat Sebagai Senjata Politik, Helmi Felis: Maling Teriak Maling
-
Helmi Felis Kritik Pernyataan Ketum PBNU soal Agama Diperalat Sebagai Senjata Politik: Maling Teriak Maling!
-
Helmi Felis Heran Puan Maharani Sering Sindir Ganjar Pranowo: Kenapa Sesama PDIP Diserang?
-
Usai Pimpin Shalat dan Khutbah Idul Fitri, Habib Rizieq Bagi-bagi Baju Koko di Penjara
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat
-
Libur Lebaran 2026, Istano Basa Pagaruyung Diserbu Wisatawan hingga Tembus 10 Ribu Pengunjung Sehari
-
Bukittinggi Usul Jadi Daerah Istimewa, Momentum 100 Tahun Jam Gadang Didorong ke Pusat
-
Erupsi Gunung Marapi 26 Detik, Kolom Abu Tak Terlihat