SuaraSumbar.id - Penemuan tengkorak kepala manusia menggemparkan masyarakat Rimba Rawa Rumbio, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (16/5/2022).
Informasinya, tengkorak kepala manusia itu pertama kali ditemukan seorang warga di dalam Rimba Rumbio sekitar pukul 11.00 WIB.
"Ditemukan oleh warga yang sedang membersihkan semak di lokasi kejadian," kata Kapolsek Koto Tangah AKP Afrino dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com.
Saat ditemukan warga, lanjut Afrino, masih ada ulat yang menempel di tengkorak. Kemungkinan ada kerangka lain di lokasi kejadian.
"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang penemuan tengkorak ini," tutur Afrino.
Afrino juga sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Padang untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan
-
3 Bahan Saja! Resep Camilan Sehat Gunakan Pisang dan Cokelat
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara