SuaraSumbar.id - Suporter RC Lens dilarang ke Paris untuk menyaksikan pertandingan Ligue 1 antara RC Lens dengan Paris St Germain (PSG) pada Sabtu.
Hal itu dilakukan agar tidak menimbulkan masalah. "Baik perjalanan individual maupun kolektif, dengan cara apapun, dari setiap orang yang mengaku pendukung Racing Club de Lens atau berperilaku seperti itu dilarang menjadi komune departemen Pas-de-Calais, di satu sisi, dan komune di wilayah Ile-de-France, di sisi lain," kata kementerian dalam negeri Prancis.
Kementerian ini menjelaskan bahwa "hubungan antara RC Lens dan fans PSG sudah dirasuki permusuhan sejak sebuah spanduk dipajang di Stade de France pada 29 Maret 2008 yang menghina penduduk Prancis utara."
PSG akan merebut gelar Liga Prancis ke-10 ketika musim tinggal empat pertandingan lagi jika minimal seri, sebaliknya Lens bisa meningkatkan harapan kualifikasi Liga Champions jika menang atas PSG. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Gokil! Mbappe Dan Neymar Sama-sama Hattrick, PSG Gulung Clermont 6-1
-
Cara Pochettino Cegah Kylian Mbappe Hengkang: Tawari Ban Kapten PSG
-
Kylian Mbappe Buka Suara Terkait Masa Depannya Usai Bantu PSG Menang 5-1 atas Lorient, ke Madrid?
-
Hasil Bola Tadi Malam: Inter Hajar Juventus, Barcelona Lewati Sevilla, PSG Bantai Lorient
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS