SuaraSumbar.id - Dua ruangan di Kantor Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) dipasang garis polisi. Informasinya, empat orang oknum ASN diamankan Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Pesisir Selatan, Rabu (20/4/2022).
Mengutip Covesia.com - jaringan Suara.com, dua ruangan yang dipasang garis polisi tersebut adalah ruang Kabag Pengadaan Barang dan Jasa. Kemudian, ruang Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Empat orang oknum ASN yang diamankan itu terdiri dari satu pejabat eselon III inisial NH, satu fungsional tertentu penyetaraan, inisial YD, dan dua staf dengan inisial DS dan NF.
Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan AKP Hendra Yose mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan informasi soal pengamanan empat orang oknum ASN tersebut.
"Maaf saya belum bisa memberikan keterangan, sebab masih dalam proses pemeriksaan secara intensif. Tunggu saja waktunya," katanya kepada wartawan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Pesisir Mawardi Roska membenarkan informasi tersebut. Dia mengaku dapat kabar itu sekitar pukul 15.30 WIB.
"Informasi itu dilaporkan staf secara lisan bahwa ada empat aparatur saya dari bagian pengadaan barang dan jasa diamankan pihak penyidik Tipikor Polres Pessel," katanya.
"Terkait apa kasusnya hingga saat ini saya belum mendapatkan laporan secara resmi dari pihak kepolisian," katanya lagi.
Baca Juga: Waduh, Oknum ASN di Bontang Rela Jadi Kurir Demi Dapat Sabu Gratis
Berita Terkait
-
Pendamping Desa Akui Video Call Istri Wali Nagari, Tapi Tidak Telanjang
-
Parah, Oknum Pendamping Desa di Pesisir Selatan Diduga Ganggu Istri Wali Nagari dengan Video Call Telanjang
-
Hanyut di Sungai Saat Memancing, Bocah di Pesisir Selatan Ditemukan Meninggal Dunia
-
Bocah Asal Pesisir Selatan Hanyut Saat Memancing di Sungai
-
Dirawat di Jakarta, Balita 2 Tahun Penderita Kelainan Jantung Asal Sumbar Butuh Uluran Tangan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Dedikasi Mantri BRI Layani Pegunungan Toraja Utara
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Demokrat Sumbar Pasang Target Rebut Kembali Kursi DPR RI yang Hilang
-
Polwan di Sumbar Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP