SuaraSumbar.id - Ratusan warga korban gempa Pasaman Barat, Sumatera Barat, masih tinggal di pengungsian kawasan Simpang Timbo Abu, Kecamatan Talamau. Mereka masih hidup di bawah tenda hingga bulan Ramadhan 1443 Hijriah ini.
"Ada sekitar 500 orang warga yang masih memilih bertahan di tenda pengungsian hingga saat ini," kata salah seorang anggota Badan Musyawarah Simpang Timbo Abu Kajai, Jul, Selasa (5/4/2022).
Menurutnya, para pengungsi enggan pulang ke rumah lantaran masih trauma. Apalagi, rumah mereka juga telah hancur akibat diguncang gempa.
"Sebenarnya persoalan mental kembali ke rumah. Tentu pemahaman ini harus diberikan secara perlahan-lahan," katanya.
Salah seorang pengungsi Sina (55) mengatakan ia terpaksa bertahan di tenda pengungsian karena rumahnya rusak akibat gempa.
"Rumah belum diperbaiki. Untuk sementara biarlah di tenda dahulu," katanya.
Untuk memenuhi kebutuhannya, ia hanya mengharapkan bantuan dari berbagai pihak selama ini.
"Mudah-mudahan secepatnya rumah yang rusak diperbaiki dan ada yang membantu hunian sementara atau hunian tetap," harapnya.
Dari data terakhir dampak gempa di Pasaman Barat sebanyak 13 orang meninggal dunia. 4.038 unit pemukiman rusak dengan rincian rusak ringan 1.786 unit, rusak sedang 916 unit dan rusak berat 1.336 unit.
Baca Juga: Bukittinggi Diguncang Gempa Pagi-pagi, BMKG Ungkap Aktivitas Segmen Sianok
Fasilitas pendidikan yang rusak 75 unit, fasilitas kesehatan 15 unit, fasilitas ibadah 40 unit, infrastruktur 26 unit dan rusaknya fasilitas pemerintah 42 unit. (Antara)
Berita Terkait
-
Jadwal Buka Puasa Bekasi Hari Ini dan Resep Kolak Pisang Bakar Spesial untuk Takjil
-
Jadwal Buka Puasa Bandung Raya Hari Ini dan Resep Es Campur yang Menyegarkan untuk Takjil
-
Karaoke dan Tepat Hiburan Malam di Bandung Barat Boleh Buka Selama Bulan Suci Ramadhan
-
Bar Dilarang Jualan Miras Selama Ramadhan, Nekat Sanksi Ini Menanti
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui
-
Kunjungan Wisatawan ke Sumbar April 2026 Menurun, Hotel Berbintang Justru Catat Kenaikan Hunian