SuaraSumbar.id - Penulis serial Lupus, Hilman Hariwijaya meninggal dunia, Rabu (9/3/2022). Dia dikabarkan meninggal dalam usia 58 tahun.
Kabar duka ini disampaikan oleh mantan istri Hilman, Nessa Sadin melalui laman Instagram pribadinya.
"Innalillahi wainnaillahi rojiun. Telah berpulang Hilman Hariwijaya, Rabu, 9 Maret 2022 pukul 08.02 WIB. Mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya untuk almarhum," kata Nessa.
Belum diketahui penyebab dari kematian Hilman. Namun, dari unggahan Hilman pada Desember 2021, dia sempat dirawat di rumah sakit.
Nama Hilman mulai dikenal sejak menciptakan karakter Lupus melalui cerpen di majalah Hai pada tahun 1986. Cerpen ini kemudian dibuat menjadi serial novel di mana terdapat karakter Mami dan Lulu yang merupakan adik Lupus.
Dari serial Lupus yang ditulis bersama Boim LeBon, Lupus telah menghasilkan lima film layar lebar dan sinetron.
Selain Lupus, Hilman juga menulis buku Vanya, Olga, Lulu, Keluarga Hantu dan lainnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan