SuaraSumbar.id - Ulama NU, KH Ahmad Bahauddin yang akrab disapa Gus Baha marah besar mendengar pernyataan Sugi Nur Raharja atau Gus Nur yang diduga menafsirkan Alquran sembarangan yang beredar dalam sebuah video di media sosial.
Video viral tersebut beredar melalui unggahan di akun TikTok @yhanshe962. Saat itu, tampak Gus Nur sedang berceramah dan ia tengah mentafsirkan salah satu ayat Alquran.
"Berarti ulama menurut Allah adalah bisa ular, bisa ayam, bisa kambing, bisa manusia. Yang penting takut kepada Allah," kata Gus Nur dalam video yang beredar, dikutip dari Hops.id - jaringan Suara.com, Minggu (6/3/2022).
Gus Baha mengomentari pernyataan tersebut. "Kacau nggak, kira-kira? Kacau. Orang membaca tafsir memakai pendapatnya sendiri itu sama dengan memesan satu tiket ke neraka," katanya.
Menurut Gus Baha, tidak boleh seseorang mentafsirkan Alquran menggunakan pemikiran sendiri. Menafsirkan ayat Allah harus menggunakan rujukan dari kitab-kitab.
"Percaya deh sama saya, kalau berani mengajar tafsir. Mengajarlah dengan kita saja. Berarti kamu membaca pendapatnya Imam Suyuthi karena Imam Suyuthi mewakili pendapat gurunya yang nasabnya sampai ke Rasullullah," katanya.
"Seminar tafsir tanpa kitab, mau ngomong pendapatmu atau pendapatnya Tuhan? Syariat kok menurut saya gimana, gitu. Kayak perlu diislamkan lagi," lanjutnya.
Tidak hanya Gus Baha, unggahan video Gus Nur itu pun langsung diserbu komentar warganet.
"Benarkan kata Gus Dur, akan ada masa bukan keluarga pesantren ngajinya gak jelas. Gurunya gak jelas dipanggil ustad," kata akun @abah6**.
Baca Juga: Duh! Gus Nur Asal-asalan Mentafsirkan Al-Quran, Gus Baha Murka: Kayak Perlu Diislamkan Lagi
"Sugik itu kok ada yang ngangkat jadi ustad, emang belajarnya dimana," kata akun @denbagus**.
"Hahaha, beginilah ulama tidak berilmu menafsirkan seenak sendiri. Malulah dengarin tuh Gus Baha," kata akun @adamdam**.
"Dengar cara ndalilnya aja dah lucu, mungkin belajar pakai tulisan ABC bukan tulisan Arab, boro-boro tajwid," kata akun @ramane**.
Sebelumnya, Gus Nur sempat dikecam lantaran mengumandankan azan sembari meniru gonggongan anjing.
Video itu diunggah di kanal Youtube Manusia Plural dengan melampirkan keterangan "SUGIK NUR YANG SEJATI MENISTA ADZAN! GUS YAKUT, TOA, GONGGONGAN ANJING TANGKAAPP!!, 26 Februari 2022 lalu.
Belum genap 24 jam diunggah, video tersebut langsung mendapatkan kecaman dari berbagai pihak.
Berita Terkait
-
Heboh Video Gus Nur Diduga Kumandangkan Azan Sambil Tiru Gonggongan Anjing, Langsung Banjir Kecaman
-
Kumandangkan Azan Sambil Tirukan Gonggongan Anjing, Gus Nur Disemprot Habis-habisan Aktivis NU
-
Duh! Kritik Menteri Agama Soal Aturan Pengeras Suara Masjid, Gus Nur Malah Praktekan Azan dengan Gonggongan Anjing
-
Guntur Romli Soal Kritik Gus Nur ke Gus Yaqut: yang Ente Pertontonkan Ini Pelecehan Terhadap Adzan!
-
Pedas! Gus Nur Sebut Gus Yaqut Melecehkan Adzan: Inilah Makar Allah, Cara Allah Membuka Watak Asli
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat
-
BRI Multiguna Pre-Approved, Pembiayaan Praktis Bagi Nasabah Terpilih