SuaraSumbar.id - Video aksi pemukulan yang diduga dilakukan oknum polisi terhadap sopir truk di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), viral di media sosial.
Video tersebut heboh di grup Facebook SUDUTLIMAPULUHKOTA, Senin (14/2/2022). Dalam video berdurasi 32 detik tersebut, terlihat dua orang pria turun dari sebuah minibus.
Satu orang yang menggunakan baju kaus berwarna hitam menghampiri dan memukul pintu truk. Kemudian, satu temannya yang menggunakan kemeja biru membuka pintu dan menyeret sang sopir ke luar.
Lantas, kedua pria tersebut terlihat melayangkan beberapa kali pukulan hingga korban tersungkur dan langsung dilerai oleh masyarakat.
Aksi jagoan tersebut dilakukan oleh salah seorang oknum polisi yang bertugas di Polres Payakumbuh, sementara itu korban merupakan petugas kebersihan Nagari Situjuh Batua, Kecamatan Situjuh Lima Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota.
Hal tersebut dibenarkan Wali Nagari Situjuah Batua, Don Veski Dt Tan Maradjo. Menurutnya, peristiwa itu terjadi di nagari setempat, Senin (14/2/2022) kemarin.
"Ia pak, seperti dalam video tersebut, korbannya adalah petugas kebersihan kami, dan salah satu dari pelaku pemukulan adalah oknum polisi yang bertugas di Polsek Situjuah," ujarnya, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Selasa (14/2/2022).
Menurutnya, aksi kekerasan tersebut bermula saat 2 orang petugas kebersihan Nagari Situjuah Batua sedang mengantarkan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Saat di perjalanan tiba-tiba satu buah minibus berlawanan arah yang dikemudikan oleh oknum polisi tersebut melaju kencang dan hampir menyerempet truk. Kaget nyaris tabrakan, salah seorang petugas kebersihan berteriak sambil mengeluarkan kata kasar.
Baca Juga: Komplotan Pencuri Kerupuk Diringkus di Payakumbuh, Korban Rugi Rp 17 Juta
"Petugas kebersihan kita ini kan ada 2 orang, salah satunya ada yang berkebutuhan khusus. Saat nyaris tabrakan ini ia kaget dan berteriak dengan kata kasar. Tidak terima menerima kata kasar, Sopir mini bus tersebut langsung memutar arah dan mengejar truk sehingga terjadilah aksi kekerasan," jelasnya.
Atas perbuatan tersebut pihak keluarga beserta masyarakat langsung melaporkann aksi kekerasan yang dilakukan oknum polisi tersebut ke propam Polres Payakumbuh.
"Kita menyayangkan aksi kekerasanan ini. seharusnya oknum polisi ini tidak melakukan pemukulan. Kan bisa truk ini dibawa ke Polsek dan sopir diberi pembinaan. Bukan dipukul di tengah jalan dan ditonton masyarakat banyak," imbuhnya.
Pihaknya berharap tindakan kekerasan ini bisa di proses sesuai hukum yang berlaku sehingga bisa menjadi pelajaran dan bagi seluruh masyarakat.
Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP Akno Pilindo membenarkan bahwa pihak keluarga korban sudah memasukkan laporan tindakan kekerasan ke Propam Polres Payakumbuh Senin (14/2/2022) kemarin. "Iya benar ada laporan masuk kemaren. Laporan sudah kita tindak lanjuti dan saat ini dalam proses penyelidikan," ujarnya.
Pihaknya juga membenarkan pelaku kekerasan tersebut merupakan oknum polisi yang bertugas di Polsek Situjuah Limo Nagari, Polres Payakumbuh. "Iya, pelaku pemukulan merupakan anggota yang bertugas di Polsek Situjuah Limo Nagari," katanya lagi.
Berita Terkait
-
Gasliko Limapuluh Kota Optimis Berlaga di Liga 3 Nasional
-
Ini Kata Propam Terkait Oknum Polisi yang Diduga KDRT dan Pakai Narkoba
-
Viral Unggahan Istri Oknum Polisi yang Mendapat KDRT, Dipukuli, Dicekik hingga Diancam Dibunuh
-
Oknum Polisi Pengawal Gubernur Kepri Terancam Hukuman Seumur Hidup karena Sabu 6,7 Kg
-
Keroyok Senior hingga Tewas, 5 Siswa SMK Negeri 2 Payakumbuh Resmi Tersangka
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir
-
BRI KKB Expo 2026, Kesempatan Baru Miliki Mobil Impian