SuaraSumbar.id - Pelindo Regional 2 Teluk Bayur mencatat realisasi arus peti kemas tahun 2021 meningkat 9 persen yakni sebesar 105.746 Twenty Equivalent Units (TEUs) atau 97.125 box. Sedangkan di tahun 2020 hanya sebesar 97.448 TEUs atau 89.596 box.
Peningkatan itu seiring dengan turut meningkatnya ekspor komoditi karet ke Amerika Serikat (AS) dan India.
Plh General Manager (GM) Pelindo Regional 2 Teluk Bayur, Sabar Hariono Wibowo mengatakan, peningkatan dipengaruhi oleh peningkatan beberapa komoditi lainnya untuk kebutuhan domestik antara lain seperti semen, cokelat, santan kelapa dan cassia vera.
"Pengaruh terjadinya peningkatan selama tahun 2021 salah satunya adalah melalui program customer visit, dimana pihaknya langsung mendatangi pelanggan untuk mendengarkan keluhan, saran, dan masukan terhadap pelayanan," katanya dalam kegiatan Bulan Bakti K3 Nasional 2022, kemarin (10/2/2022).
Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Angkut, TMAS Tambah 11 Kapal di Sepanjang 2021
Diakuinya, dalam rangka mengantisipasi pertumbuhan tren komoditi curah cair beberapa tahun ke depan, manajemen Pelindo Regional 2 Teluk Bayur fokus terhadap proses pengembangan dan peningkatan kapasitas Dermaga Khusus Curah (DKC) 1 dan 2 Gaung pada tahun 2022.
"DKC 1 dan 2 Gaung ini disiapkan untuk melayani kegiatan bongkar muat CPO beserta seluruh produk turunannya termasuk dalam melayani penyandaran kapal-kapal dengan panjang maksimal (LOA) 180 meter dengan kapasitas angkut hingga sekitar 35 ribu ton," ujarnya.
Dua DKC tersebut, kata Sabar, juga bisa dimanfaatkan bagi kapal-kapal pengangkut komoditi bahan baku (sourcing of self propeller oil barges) ukuran 3.500 feet dengan kapasitas muatan sebesar sekitar 7.500 sampai 8.000 ton yang penyandarannya dapat dilakukan secara bersamaan.
"Selain dapat meningkatkan kapasitas produksi bongkar muat juga menjadikan pelayanan pelabuhan Teluk Bayur makin cepat, efektif dan efisien," tuturnya.
Selain itu, Sabar juga membeberkan juga terjadi peningkatan pada arus kapal pelayaran luar negeri, walaupun di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang sudah mulai membaik.
Baca Juga: Kisah Anjing Berbulan-bulan Terjebak Peti Kemas Rute India-Indonesia, Ini Kondisinya
"Pelayaran luar negeri meningkat sebesar 21 persen dibanding sebelumnya yakni dari 341 unit pada 2020 dan terealisasi sebanyak 411 unit di tahun 2021 atau terjadi peningkatan dari 5.232.396 Gross Tonnage (GT) menjadi 6.412.861 GT," ucapnya.
Berita Terkait
-
BUMN Ini Perkuat Terminal Petikemas Surabaya dengan Container Scanner Canggih
-
Kapal Pengangkut Peti Kemas Terbalik di Perairan Kupang, Total Kerugian Rp 70 Miliar
-
PTP Nonpetikemas Beberkan Strategi Hadapi Tantangan Bisnis 2025
-
Neraca Perdagangan RI Surplus 2,90 Miliar Dolar AS di Agustus 2024
-
Anak Usaha Meratus Jasa Prima Sambut Layanan MSC di Terminal Peti Kemas Internasionalnya
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Kabupaten Agam, BMKG Ungkap Pemicunya
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Minyak Telon Aromatik Habbie Sukses, Meraih Rekor MURI
-
Tragis! Penumpang Bus ALS Meninggal di Dharmasraya, Saksi Ungkap Detik-Detik Terakhir!
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!
-
Kronologi Nenek dan 2 Cucu Hilang di Pantai Tiku Agam hingga Ditemukan Seperti Ini