SuaraSumbar.id - Beberapa waktu lalu, nama Katak Bhizer mendadak viral di TikTok. Bahkan, Katak Bizher kerap menghiasi FYP TikTok.
Semula, namanya muncul lantaran istilah Katak Bhizer yang viral. Dia pun semakin dikenal sejak diwawancarai di akun YouTube Kamar JERI.
Di sana, Katak Bizher menceritakan kisah hidupnya saat masih duduk di bangku sekolah menengah atas atau SMA. Katak mengaku kerap terlibat tawuran dan juga dikenal kebal bacok.
Katak Bizher merupakan alumni dari salah satu SMK di Tangerang Selatan yakni SMK Bhipuri, Serpong.
Di kanal YouTube tersebut, Katak Bhizer juga mengungkapkan bahwa nama aslinya adalah Natta Eko Stevanus. Dalam podcast Kamar JERI, Natta mengungkap bahwa dirinya merupakan keturunan Jawa-Ambon.
"Ibu Jawa, Tegal. Kalau Ayah asli dari Ambon," katanya, dikutip dari Hops.id - jaringan Suara.com, Rabu (2/2/2022).
Natta Eko mengatakan, saat ini dia tinggal di kawasan Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan.
Untuk nama panggilan Bhizer, Natta Eko menjelaskan bahwa itu didapat dari tongkrongannya di Bhipur Serpong.
Oleh karena itu, diketahui Bhizer adalah akronim dari Bhipur Serpong yang merujuk pada sekolahnya; diplesetkan jadi Bhipur Zerpong.
Baca Juga: Remaja Luka Tergeletak di Halte GBK Bukan Korban Begal, Tapi Akibat Tawuran
Tak hanya cerita dari Katak Bhizer, korban-korban bacokannya semasa sekolah juga menceritakan bagaimana keganasan Katak saat masih menjadi ketua geng tawuran.
Setelah viral, Katak Bizher pun diudang Atta Halilintar untuk menceritakan perjalanan suramnya semasa SMA. Bahkan, Katak juga dipertemukan langsung dengan musuh bebuyutannya Bokir Sasmita, mantan panglima perang di SMK Jaya Pamulang Angkatan 2016.
Namun kini, Katak Bizher dan Bokir telah berdamai. Mereka pun mengaku insaf dari kesalahan-kesahalan yang pernah diperbuatnya semasa sekolah. Bahkan, Katak Bizher memintak maaf langsung kepada korban-korban yang pernah dibacoknya.
Berikut profil Katak Bhizer.
Nama asli: Natta Eko
Nama panggilan: Katak Bhizer/Bhipur Serpong
Berita Terkait
-
Viral Video Pelajar Tawuran Bawa Senjata Tajam di Bandar Lampung, Polisi: Kami Belum Tahu dari Sekolah Mana
-
Warga Halau Tawuran di Jembatan Besi Jakarta Barat, Satu Pelajar Kedapatan Bawa Sajam
-
Warga Vs Tim Sepak Bola Tawuran di Lapangan Ingub Muara Angke karena WC Umum, Satu Korban Luka-luka dan Gigi Rontok
-
Tawuran di Dinoyo Surabaya Akibatkan Empat Orang Terluka, Salah Satunya Ibu Hamil
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui