SuaraSumbar.id - Seorang warga Nagari Aia Tabek, Kecamatan Kamang Mudiak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dilaporkan hilang.
Melansir covesia.com--jaringan suara.com, warga bernama Afrizal (45) dilaporkan hilang sejak Minggu (23/1/2022).
Perangkat Nagari Kamang Mudiak, Rahman mengatakan, Afrizal tak kunjung pulang dari kebunnya di kawasan Pinang Mancuang yang berjarak sekitar 5 KM dari pemukiman.
"Siangnya Mak Imun sempat bertemu dengan salah seoramg warga yang juga hendak ke kebun, dan mengajaknya pulang bersama," katanya, Senin (24/1/2022).
Hingga menjelang magrib ia belum juga pulang. Hal ini membuat warga khawatir dan melakukan pencarian.
Pihak keluarga lalu melapor ke nagari dan diteruskan ke Polsek, BPBD dan instansi terkait lainnya.
"Tim langsung terjun ke lokasi namun terkendala kondisi medan yang sulit akhirnya pencarian dilanjutkan hari berikutnya," jelasnya.
Kekinian petugas dibantu masyarakat setempat masih berupaya melakukan pencarian namun belum membuahkan hasil.
"Nanti Kalau ada kabar baru kami informasikan," tukasnya.
Baca Juga: Hanya Satu Perusahaan Penuhi Syarat, Pemprov Sulsel: Tender Stadion Mattoanging Tetap Lanjut
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pemotongan Hewan Kurban di Agam Diprediksi Mencapai 5.700 Ekor
-
BRI Tegaskan Isu Oknum Bukan Bagian Pekerjaan, Pelanggaran Kode Etik Tak Ditolerir
-
118 Hotel di Madinah Siap Tampung Jemaah Haji Indonesia
-
Aktivitas Gempa Gunung Marapi Didominasi Hembusan-Tremor Non Harmonik
-
Waspada! Gas Beracun Gunung Marapi Mengintai, Warga dan Pendaki Dilarang Mendekat