SuaraSumbar.id - Ribut-ribut soal konflik Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan Menteri BUMN Erick Thohir, mendapat perhatian banyak pihak. Bahkan, pengamat politik Rocky Gerung, mengaku terhibur dengan kehebohan tersebut.
Konflik ini kentara setelah Ahok membongkar borok BUMN. Erick pun seakan berbalas pantun dengan Ahok dan menyebut bahwa isu yang disampaikan Ahok sudah pernah didengungkan tahun 2020 lalu, soal perbaikan 5 pondasi BUMN.
Menurut Rocky Gerung, keributan Erick dan Ahok tak akan berpengaruh besar. Sebab, keduanya cekcok di kolam yang sama.
“Memang seolah ada keributan antara Ahok dan Erick. Lalu ikut campur si Arya. Tapi orang anggap lu ribut-ribut saja, enggak apa-apa. Sebab berantemnya mereka di kolam doang, dan efeknya hanya akan ada di kolam saja,” kata Rocky di saluran resmi Youtube-nya, dikutip dari Hops.id - jaringan Suara.com, Kamis (2/12/2021).
Rocky mengatakan, Erick dan Ahok tentu sama-sama menyembunyikan dusta masing-masing. Erick tahu dusta Ahok, begitu juga Ahok tahu dusta Erick. Rocky mengaku hanya akan mengambil sikap mengipasi keduanya.
“Jadi Erick berupaya cari popularitas, karena itu dia sering ucapkan kalimat-kalimat seolah-olah bermutu. Padahal, politik itu bukan diucapkan karena elektabiltas, tapi keteguhan dalam integritas.”
Dia pun meminta agar tontonan ini dinikmati. “Biarkan mereka saling menerkam, antar cebong saja itu. Bagus sebetulnya. Kan dia tahu pasti Ahok tahu banyak soal Erick, begitupula sebaliknya. Dan inilah fungsi kita untuk kipas-kipas,” katanya.
Rocky tak keberatan jika disebut sebagai provokator. Lantaran kolam di dalam itu disebut Rocky memang sudah kotor.
“Memang kita provokasi, karena ini urusan di dalam kolam. Supaya publik tahu kalau mereka saling menyembunyikan dusta itu akan mempernburuk isi kolam. Dan kolam yang buruk adalah kepentingan kita, supaya kita bisa memancing di air keruh,” kata Rocky tertawa.
Baca Juga: Jadi Ladang Korupsi, Menteri Erick Thohir Bakal Benahi BUMN-BUMN Dana Pensiun
Sebelumnya, Ahok kembali komentar tajam soal BUMN, bahkan PT Pertamina. Ahok mengungkap terdapat banyak kontrak yang dimiliki BUMN justru menguntungkan pihak lain. Tak terkecuali kontrak yang ada di Pertamina.
Maka itu, dia mengungkapkan bahwa tengah dilakukan perbaikan-perbaikan di internal Pertamina berkaitan dengan kontrak tersebut.
“Banyak kontrak BUMN yang sangat merugikan BUMN juga, termasuk Pertamina. Jadi itu yang saya marah, ini yang lagi kita koreksi ini. Kenapa kontrak-kontraknya menguntungkan pihak lain. Itu mens rea-nya ada,” kata Ahok.
Menanggapi kritikan tajam Ahok tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir pun akhirnya bersuara. Menurut Erick, apa yang disampaikan Ahok tersebut sudah disampaikannya juga pada 2020 terkait perlunya perbaikan lima fondasi BUMN.
“Ya saya rasa yang disampaikan Pak Komut itu kan sebuah pembicaraan, coba teman-teman media cek statement saya dari tahun 2020 mengenai perbaikan daripada lima fondasi BUMN, mengenai bisnis proses,” katanya.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Bocorkan Rencana IPO BUMN dan Anak Usahanya, Ini Daftarnya
-
Erick Thohir Bakal Ubah BUMN yang Pendapatannya Rp50 Miliar Jadi Swasta
-
Menteri Erick Thohir Buka Suara Soal Pernyataan Ahok Terkait BUMN
-
Kembali Tutup 74 Anak dan Cucu Usaha BUMN, Erick Thohir: Harus Dibongkar dan Disetop
-
Reshuffle Kabinet Indonesia Maju, Ahok Diprediksi Jadi Menteri
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
24 Konflik Satwa dengan Manusia di Agam Sepanjang 2025, Kasus Harimau Sumatera hingga Beruang
-
BBM Alat Berat Langka Pasca Tanggap Darurat, Pembersihan Material Bencana di Agam Terkendala!
-
Kak Seto Sambangi Anak Penyintas Banjir di Sumbar: Mereka Perlu Perlakuan Khusus!
-
Akses Talamau Pasaman Barat Terancam Putus, Jembatan Panjang-Talu Perlu Jalan Alternatif!
-
Benarkah Pemerintah Diskon Listrik Daerah Terdampak Bencana Sumatera? Ini Kata Menteri Bahlil