Ilustrasi garis polisi. (Shutterstock)
Presiden AS Joe Biden sudah diberi kabar oleh Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan soal penembakan tersebut, kata juru bicara Gedung Putih Jan Psaki kepada para wartawan.
Penembakan terbaru di sekolah AS itu kemungkinan akan kembali memicu perdebatan tentang pengendalian senjata dan perawatan kesehatan mental.
Banyak negara bagian memberi kemudahan bagi warganya untuk memiliki senjata api sementara penderita gangguan kesehatan mental sering kali tidak mendapat perawatan. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Varian Omicron Ancam Pemulihan Ekonomi Amerika Serikat
-
Widih, Ini 8 Potret Liburan Ayu Ting Ting di New York Bareng Bilqis, Nonton Konser BTS!
-
Pria Guatemala Nekat Sembunyi di Roda Pesawat Tiba dengan Selamat
-
Tersimpan 40 Tahun di Loteng Rumah, Mainan Star Wars Ini Laku Rp 44 Juta
-
Muncul Varian Omicron, AS Larang Pelancong dari 8 Negara Afrika Masuk
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Yakin Fundamental Bisnis Tetap Kuat, BRI Lanjutkan Buyback Saham Tahap II
-
Nasib Ribuan Manajer Koperasi Merah Putih Belum Jelas, Desak Kepastian Gaji dan Kontrak
-
Penertiban Pasar Raya Berujung Ricuh, DPRD Padang Minta Pemko Evaluasi
-
Protes Relokasi, Pedagang Pasar Raya Padang Khawatir Kehilangan Pembeli
-
ISPA Tembus 601.396 Kasus di Sumbar, Kota Padang Tertinggi