SuaraSumbar.id - Kehadiran Bandara Rokot diyakini akan melepaskan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), dari status daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).
Hal ini dinyatakan Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet. Dia optimis jika Bandara Rokot rampung dibangun, akses ke Mentawai akan semakin cepat dan baik.
"Ini pertama kali Menteri RI ke Mentawai, dengan perhatian bapak Presiden dan bapak Menteri, kami optimis ke depan untuk lepas dari status 3T, kuncinya ada di sini (Bandara)," katanya saat menerima kunjungan Menhub Budi Karya Sumadi, pada Sabtu (20/11/2021) lalu.
Menurutnya, program trans Mentawai sebagai penghubung antar pulau di Mentawai masih terbatas oleh kondisi antara pulau satu ke pulau lainnya.
Pihaknya bertekad untuk menghubungkan antar pulau tersebut yang sentralnya berada di Bandara Rokot.
Ia mengatakan, Mentawai merupakan satu-satunya daerah 3T di Provinsi Sumatera Barat. Maka melalui itu, pihaknya bersama Gubernur Sumbar untuk melespaskan status 3T tersebut.
Menurut Yudas kedatangan Menteri Perhubungan RI itu merupakan berkah bagi Mentawai. Meski sebelumnya Dirgen Perhubungan telah Kunker ke Mentawai dalam memperkuat barisan dalam menyelesaikan Bandara Rokot. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Covid-19 Melanda Pulau Terluar dan Pedalaman: Mentawai Terbilang Gawat
-
16 SMA dan SMK di Sumbar Tak Bisa Gelar PPDB Online, Mentawai Terbanyak
-
BPK Sumbar Endus Dugaan Penyelewengan Anggaran Sebesar Rp 5 Miliar di Dinas PUPR Mentawai
-
Tato Mentawai Hampir Punah: Pengingat Bagi Orang-orang Mentawai Atas Leluhurnya
-
Nekat Maling di Rumah Brimob Polda Sumbar, Residivis Asal Mentawai Ditembak di Padang
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia