SuaraSumbar.id - Tabrakan maut antara mobil minibus Toyota Kijang dengan nomor polisi BH 1997 LD bertabrakan dengan mobil truk colt diesel BA 8509 EU di Jambi kembali terjadi. Kecelakaan ini mengakibatkan lima orang tewas.
Korban tewas merupakan sopir dan penumpang mobil kijang. Sementara sopir dan penumpang truk selamat.
Saksi mata menyebutkan, mobil kijang diketahui dari arah Bungo tujuan Padang sedangkan mobil truk dari Padang menuju Bungo bertabrakan di Jalan Lintas Sumatera Jambi KM 17, Desa Embacang Gedang, Kecamatan Tanah sepenggal lintas Kabupaten Bungo menuju Jambi.
Sementara itu Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro saat dikonfirmasi membenarkan ada kecelakaan maut di jalan lintas Sumatera Jambi, tepatnya di Desa Embacang, Bungo dan akibat kecelakaan tersebut lima orang meninggal dunia.
"Lima orang meninggal dunia diantaranya, sopir dan empat orang penumpang mobil kijang," katanya.
Guntur mengatakan kecelakaan tersebut, berawal saat mobil kijang mengambil jalur kanan tujuan Padang, namun secara mendadak datang dari arah berlawanan muncul mobil truk.
Karena dua mobil jaraknya dekat langsung bertabrakan dan mobil kijang hancur semua sedangkan mobil truk ringsek, namun supir dan penumpang selamat.
"Sopir dan penumpang truk colt Diesel selamat atas nama Ridwan dan Padri Hendra, warga Tabek Patah Salimpang atanah Datar, Sumatera Barat," kata Guntur.
Sementara itu, supir mobil kijang LGX, inisial RN 36 tahun, warga Jalan Pangeran Antasari RT.32 Talang Banjar Kecamatan Jambi Timur, meninggal bersama empat penumpang yakni, HM 56 tahun, warga Jalan Rajawali, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.
Baca Juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Merak, Kijang Innova Terserempet Kereta di Pasar Baru
Kemudian MA (67 tahun) merupakan pensiunan PNS, warga Jalan Yulius Usman, Kelurahan Pematang Sulur Kecamatan Telanai Pura Kota Jambi.
"Dua orang penumpang meninggal lainnya inisial RO 27 tahun, warga Jalan Merpati Putih, Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Jambi Selatan dan satu orang masih anak kecil inisial JSM, 1,5 Tahun juga menjadi korban tabrakan," kata AKBP Gunut Saputra.
Guntur menyebutkan, tabrakan maut antara mobil Kijang LGX dengan truk diketahui, Ahad dinihari, 24 Oktober 2021, sekitar pukul 01.00 WIB dan atas kejadian tersebut pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian sambil membawa para korban ke rumah sakit terdekat sambil menunggu pihak keluarga untuk dikebumikan.
"Dua kendaraan sudah dibawa ke Polres Bungo beserta supir dan penumpang truk colt diesel untuk diperiksa intensif di Satlantas Polres Bungo dan kita berpesan kepada masyarakat dari luar daerah melewati Bungo dan dari dalam wilayah Jambi ke luar daerah selalu berhati-hati saat mengendarai mobil ataupun motor demi menghindari hal yang tidak diinginkan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terkini
-
Tips Aman Traveling Saat Hamil, Dokter Bagikan Hal Penting yang Harus Diperhatikan
-
Waspada! Merokok Sesekali Tetap Berbahaya dan Bisa Picu Penyakit Serius
-
Kenapa Baru Saja Makan Tapi Cepat Lapar Lagi? Bisa Jadi Tanda Kesehatan Bermasalah
-
5 Warung Kopi Legendaris di Padang, Surga Pecinta Kopi Tradisional yang Wajib Dicoba
-
Bertentangan dengan Norma Agama dan Nilai Sosial, 252 Miras di Pesisir Selatan Dimusnahkan