SuaraSumbar.id - Petugas Lapas Pariaman melakukan penggeledahan di blok narapidana. Dalam penggeledahan itu, petugas menyita 124 paket ganja.
Kepala Lapas Pariaman Eddy Junaedi mengatakan, awalnya petugas mendapat laporan adanya narapidana yang menggunakan ganja. Dari laporan itu, petugas melakukan penggeledahan di blok 5 E pada Kamis (21/10/2021).
"Dari penggeledahan ditemukan ganja di dalam kotak rokok. Petuga juga mengamankan satu napi diduga pemilik ganja," katanya, melansir dari klikpositif.com--jaringan suara.com, Jumat (22/10/2021).
Petugas yang belum merasa puas kembali melakukan razia ke blok lainnya, pada Jumat (22/10/2021). Petugas menemukan kaleng rokok berisi ganja dari dalam lemari napi di blok 9 D.
"Dua kaleng rokok ditemukan berisi ganja kering seberat 0,25 kilogram," katanya.
Sementara itu, 124 paket ganja yang ditemukan dijual napi Rp 5.000 ditemukan di saku pakaian narapidana. Saat diinterogasi, pelaku berinisial A mengaku ganja itu di dapat dari napi berinisial H.
"H mengaku ganja itu miliknya. Ia mendapatkannya dari luar Lapas yang dimasukkan dengan cara dilempar oleh orang tak dikenal," katanya.
Ia menjelaskan, napi berinisial Y bertugas mengambil ganja yang telah dilemparkan tersebut.
"Mereka mengakui ganja itu dilemparkan ke dalam lapas sekitar pukul 04.15 WIB pada empat hari lalu," katanya.
Baca Juga: Satu Tersangka Begal HP di Cipayung Kritis di ICU RS Polri
Sampai saat ini dua napi dan satu tahanan mahkamah agung diamankan dan dibawa oleh petugas Satresnarkoba Polres Pariaman.
Berita Terkait
-
Polres Metro Jakbar Musnahkan 326 Kg Narkoba senilai Rp32 Miliar
-
Alibi Buat Biaya Sekolah Anak, Ibu di Serang Nekat Jadi Kurir Narkoba
-
Alasan Polri Terapkan Pasal Pencucian Uang Di Kasus Bandar Narkoba
-
Viral Video Ibu Menangis Histeris Dijatuhi Hukuman Mati karena Edarkan Narkoba
-
Terjerat Kasus Narkoba, Ibu Sembilan Anak di Malaysia Divonis Mati
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Fundamental Bisnis Solid, BRI Lanjutkan Buyback Saham hingga Januari 2027
-
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
-
Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi ke Jambi Digagalkan, Disamarkan dalam Karung Pupuk dan Fiber Ikan
-
298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda