SuaraSumbar.id - Sebanyak 25 kasus kekerasan perempuan dan anak terjadi di Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) hingga Oktober 2021.
"Ada 25 kasus yang ditangani unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Bukittinggi," kata Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, melansir Covesia.com--jaringan suara.com, Sabtu (16/10/2021).
Pihaknya melakukan penyuluhan dan pencegahan melalui bhabinkamtibmas dan Polsek-polsek terkait bahayanya pelecehan perempuan dan anak karena kasusnya masih terjadi.
"Penyuluhan dan pencegahan ini tentu memerlukan campur tangan semua pihak, jangan dibebankan kepada kepolisian. Semuanya bisa dimulai dari lingkungan terdekat dari keluarga hingga tingkat tertinggi," katanya.
Ia mengingatkan, bahwa pelecehan ini sangat bahaya karena pelakunya kebanyakan tidak jauh dari korban.
“Pelakunya bisa saja dari lingkungan maupun keluarga. Jadi mari sama-sama perangi kasus kekerasan perempuan dan anak karena anak-anak merupakan generasi penerus bangsa," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
5 Lipstik Matte Lokal Murah Meriah, Nyaman Dipakai Seharian
-
Terowongan Tol Sicincin-Padang Panjang Bakal Ikon Baru Sumbar, Kapan Mulai Dibangun?
-
7 Lipstik untuk Bibir Kering, Tampilan Cewek Makin Sempurna!
-
5 Cara Memilih Sunscreen Nyaman, Anti Lengket dan Anti Perih di Mata
-
9 Lipstik Glossy Tahan Lama, Bibir Berkilau Seharian