SuaraSumbar.id - Cabang olahraga Senam Sumatera Barat terpaksa pulang dengan tangan hampa. Hal ini dikarenakan gagal pada pertandingan terakhir pada nomor perorangan putra di Istora Papua Bangkit, Kabupaten Jayapura.
Pelatih Senam Sumbar, Khairan Basyar meminta maaf kepada masyarakat Sumatera Barat, khususnya yang sudah mendoakan dan mendukungnya pada ajang olahraga beskala nasional tersebut.
Ia mengaku, anak-anak asuhannya telah memberikan hasil yang maksimal. Namun demikian, keberuntungan belum berpihak.
"Dengan kerendahan hati kami, tim Senam Sumbar memohon maaf tidak bisa memberikan medali untuk kontingen Sumbar pada PON kali ini," katanya, melansir covesia.com--jaringan suara.com, Selasa (5/10/2021).
"Anak-anak semuanya tampil hebat, saya berterima kasih atas perjuangan yang kita bangun bersama selama ini, mungkin PON berikutnya kita akan lebih baik lagi," katanya.
Setelah gagal pada PON XX Papua, ia meminta atlet-atlet Sumbar menjadikan ini sebagai pelajaran yang berharaga agar kedepannya Senam Sumbar akan jauh lebih baik lagi.
"Semoga anak-anak bisa memperbaiki kekurangan saat ini, dan terus meciptakan gerakan-gerakan yang lebih mahal dari yang sekarang," tukasnya.
Berita Terkait
-
Kronologis 3 Atlet DKI Jakarta Positif COVID-19 Habis Bertanding di PON Papua
-
PON Papua: Fadhlan Raih Emas Renang Perairan Terbuka Nomor 10km
-
Sudah Selesai Bertanding, Tiga Atlet DKI Terpapar Covid-19 saat PON Papua
-
Bek Persija Sumbang Dua Medali untuk Jakarta di PON Papua dari Cabor Muaythai
-
PON Papua: Catur Perebutkan Lima Medali Emas Nomor Catur Kilat
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kualitas Udara di Padang Kembali Tidak Sehat, Warga Diminta Waspada
-
Menuju 131 Tahun, BRI Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Rakyat dan Memajukan Negeri
-
BRI Dorong Investasi Asing Perkuat Industri & Ekonomi Indonesia Lewat Layanan Perbankan Terintegrasi
-
Diduga Rem Blong, Truk Semen Hilang Kendali di Jalan Lintas Solok-Padang hingga Tabrak Rumah Warga
-
10 Tips Hemat Belanja Bulanan Keluarga agar Pengeluaran Tidak Membengkak