SuaraSumbar.id - Kaum hawa diminta untuk mengenali gejala kanker seviks atau leher rahim sejak dini. Sebab, jika hal tersebut terlambat ditangani bisa berujung kepada kematian.
Hal itu dinyatakan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Semen Padang Hospital (SPH) dr Yoshida Nazar, Sp.OG.
"Kanker serviks merupakan keganasan yang berasal dari leher rahim, serviks merupakan daerah yang menghubungkan rahim dan vagina," kata dia di Padang, Senin (12/7/2021).
Menurutnya, kanker serviks terjadi saat sel normal di serviks berubah menjadi sel kanker. Sel-sel tersebut bisa berubah menjadi lesi serviks. Tumor yang ganas nantinya berkembang jadi penyebab kanker serviks.
Gejala kanker serviks tidak selalu bisa terlihat dengan jelas, bahkan ada kemungkinan gejala tidak muncul sama sekali. Sering kali, kemunculan gejala terjadi saat kanker sudah memasuki stadium akhir.
Oleh karena itu, melakukan pap smear secara rutin penting untuk menangkap sel prakanker dan mencegah perkembangan kanker serviks, ujarnya
Ia mengemukakan nyeri panggul adalah salah satu gejala yang paling umum dari kanker serviks.
"Sayangnya, kanker serviks tahap awal biasanya tidak menimbulkan rasa sakit atau gejala sama sekali," kata dia.
Sementara beberapa ciri kanker serviks tahap lanjut yang dapat dirasakan, antara lain perdarahan di luar periode menstruasi, perdarahan setelah hubungan seksual, perdarahan pascamenopause, sakit atau tidak nyaman selama hubungan seksual.
Baca Juga: Waspada! Modus Baru Minta Foto Bugil Berdalih Pemeriksaan Kanker Payudara dan Serviks
Lalu keputihan dengan bau yang kuat, keputihan yang mengandung darah, buang air kecil menjadi lebih sering dan bercak di urine hingga tidak dapat buang air kecil.
"Kanker serviks yang diketahui telah berstadium lanjut dapat mengakibatkan kerugian bagi organ tubuh di sekitarnya dan dapat menyebabkan kematian," ujarnya.
Akan tetapi ia menyampaikan kanker ini masih bisa disembuhkan jika ditemukan sejak awal.
Maka dari itu sebenarnya terdapat kesempatan yang cukup lama untuk mendeteksinya melalui skrining dan menanganinya sebelum menjadi kanker serviks.
Penyebab kanker serviks lanjutnya, diketahui berasal dari Human Papilloma Virus (HVP) sub tipe onkogenik, terutama sub tipe 16 dan 18.
Ia menambahkan dengan mengetahui tahapan kanker sedini penting untuk membantu pengidapnya dalam menentukan jenis perawatan yang paling efektif. (Antara)
Berita Terkait
-
Kanker Payudara dan Serviks Ternyata Bisa Dicegah, Begini Caranya
-
Tes Pap Smear Sebelum atau Setelah Menikah? Ini Jawaban Dokter Kandungan
-
Organ Intim Bau Tidak Sedap, Waspdai Kanker Serviks
-
Hari Kanker: Pendeteksian Dini Terhambat Pandemi Covid-19
-
Gejala Kanker Serviks Bisa Diawali dari Keputihan yang Tidak Biasa
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up
-
Hak Jawab dan Koreksi Kuasa Hukum Dona Ayu soal Eksekusi dan Laporan Polisi PN Padang
-
Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan
-
Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas